Solution For: Kronologi Tuan Rumah Pesta Nikah di Purwakarta Tewas Dianiaya Preman, Tolak Beri Miras
Kronologi Tuan Rumah Pesta Nikah di Purwakarta Tewas Dianiaya Preman, Tolak Beri Miras
Insiden Terjadi di Kampung Cikumpay PTPN
Seorang pria bernama Dadang (56) meninggal dunia setelah dianiaya oleh sekelompok preman kampung di Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Peristiwa tragis ini terjadi pada Sabtu (4/4/2026) dan masih dalam proses penyelidikan oleh polisi. Korban menjadi sasaran serangan karena menolak memberikan minuman keras kepada para pelaku.
“Jenazah korban di RSUD Bayu Asih Purwakarta untuk penanganan visum guna memastikan penyebab pasti kematian korban,” ungkap AKP Enjang Sukandi, Kasi Humas Polres Purwakarta, Minggu (5/4/2026).
Reaksi Publik dan Keterlibatan Saksi
Video kejadian yang beredar di media sosial memicu perdebatan dan kecaman tajam dari masyarakat. Banyak netizen menyayangkan tindakan para preman yang memaksa pesta pernikahan menjadi ajang pengeroyokan. Saksi mata mengatakan, pelaku datang ke acara untuk meminta jatah uang, tetapi korban menolak karena khawatir dana akan digunakan untuk beli miras.
Dalam situasi yang memanas, Dadang jatuh pingsan di tengah keramaian tamu undangan. Istrinya juga terlihat menangis histeris sambil membopong tubuh korban yang tergeletak. Suasana pesta yang semula penuh sukacita berubah menjadi kacau setelah aksi kekerasan terjadi.
Alasan Konflik dan Benda Bukti
Menurut investigasi di lokasi, para pelaku menggunakan belahan bambu sebagai alat penyerangan, terutama pada bagian kepala korban. Konflik dimulai saat Dadang menolak permintaan minum keras dari pemuda yang diduga sebagai anggota preman. Ketegangan akhirnya meledak menjadi tindakan kekerasan yang mengakibatkan kematian korban.