Special Plan: Waka MPR RI Dukung Menlu Sugiono Jadi Ketua Umum IPSI 2026-2030

Waka MPR RI Dukung Menlu Sugiono Jadi Ketua Umum IPSI 2026-2030

Akbar, yang juga menjabat sebagai Ketua IPSI Sulawesi Tengah, menyatakan dukungan terhadap Sugiono untuk memimpin organisasi pencak silat tersebut di masa depan. Ia percaya bahwa Sugiono memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk membawa IPSI ke arah yang lebih baik.

“Kami di Sulawesi Tengah mendukung penuh Bapak Sugiono menjadi ketua umum. Beliau memiliki kapasitas, jejaring, serta pengalaman yang sangat dibutuhkan untuk mengembangkan IPSI secara lebih pesat,” ujar Akbar dalam pernyataannya di Jakarta, Sabtu (11/4/2026).

Kepemimpinan yang Dibutuhkan

Akbar menekankan bahwa kepemimpinan kuat dan visioner diperlukan guna mendorong pencak silat sebagai identitas budaya bangsa. Tidak hanya sebagai cabang olahraga, pencak silat juga dianggap sebagai alat membangun karakter nasional dan menyebarluaskan budaya Indonesia ke tingkat global.

Tujuan Strategis IPSI

Ia menyebut, organisasi ke depan harus fokus pada tiga hal utama: meningkatkan hasil atlet, memperkuat pembinaan generasi muda, serta memperluas diplomasi budaya melalui seni bela diri ini. “Pencak silat bukan sekadar olahraga, tetapi juga sarana memperkenalkan budaya Indonesia ke dunia,” tambahnya.

Kesiapan Kolaborasi

Akbar juga menyampaikan bahwa IPSI Sulawesi Tengah siap bermitra dengan pengurus pusat untuk mewujudkan program strategis organisasi. Dukungan ini diberikan seiring meningkatnya popularitas Sugiono sebagai kandidat ketua umum menggantikan Prabowo Subianto.

Proses Pemilihan dan Ambisi Global

Saat ini, IPSI sedang menggelar Musyawarah Nasional XVI di Jakarta, 9-11 April 2026, untuk menentukan struktur kepengurusan periode mendatang. Selain usulan Prabowo kembali menjabat, beberapa pihak juga mengusulkan Sugiono sebagai penerus. “Banyak yang mengharapkan Sugiono menjadi pengganti Bapak Prabowo, mengingat kesibukan beliau saat ini sebagai Presiden,” katanya.

Sugiono dinilai memiliki perhatian besar terhadap perkembangan pencak silat. Dalam Munas tersebut, IPSI juga menegaskan ambisi untuk membawa seni bela diri ini ke panggung internasional, termasuk upaya mengajukan pencak silat ke Olimpiade melalui diplomasi budaya Indonesia. (prf/ega)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *