Visit Agenda: Demi Tari Kecak, Pengunjung Asal Tangerang Rela Datang ke TMII untuk War Tiket

Demi Tari Kecak, Pengunjung Asal Tangerang Rela Datang ke TMII untuk War Tiket

Kunjungan ke TMII Melonjak

Pertunjukan Tari Kecak di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) ternyata menarik perhatian banyak pengunjung, termasuk dari Tangerang. Tarian tradisional yang berasal dari Bali ini menghadirkan daya tarik baru bagi warga sekitar.

Cerita Puput, Pengunjung yang Rela Berangkat Awal

Puput (26), seorang perempuan asal Tangerang, mengaku terpikat oleh kehadiran Tari Kecak di TMII. Menurutnya, pertunjukan ini menjadi alasan utama untuk mengunjungi lokasi tersebut.

“Saya datang ke sini karena ada pertunjukan Tari Kecak. Ini pertama kalinya saya mengunjungi TMII,” ujar Puput ditemui detikcom di TMII, Jakarta Timur, Sabtu (4/4/2026).

Puput tiba di TMII bersama adiknya yang sedang sekolah. Dia menggunakan transportasi umum seperti TransJakarta, MRT, dan LRT, lalu turun di Stasiun TMII. Perjalanan dimulai sejak pukul 08.00 WIB dan memakan waktu dua jam.

Menunggu Tiket di Loket

Setelah tiba, Puput langsung menuju loket penjualan tiket Tari Kecak. Meski waktu pembukaan tiket adalah pukul 12.00 WIB, ia rela menunggu agar bisa mendapatkan ‘war’ tiket.

“Mau nungguin ini, takut ngantre. Kan war tiket, ada kuotanya. Ada beberapa titik sih, ini titik terdekat. (Belum keliling karena mau war tiket dulu) Iya haha. Nanti kalau udah dapat tiket baru tenang buat keliling sambil nunggu tarinya main,” ujar Puput.

Tari Kecak Jadi Alasan Utama

Puput mengungkapkan antusiasme tinggi terhadap Tari Kecak karena jarang ia melihat pertunjukan ini di Jakarta. Menurutnya, menghadiri pertunjukan di TMII lebih praktis dibanding pergi ke Bali.

“Baru ada di sini juga kan, jadi jarang-jarang. Daripada harus jauh-jauh ke Bali, mending ke sini, gratis kan itu,” tuturnya.

Antrean Panjang di Pusat Oleh-oleh

Pernyataan Puput terbukti benar. Sejak pukul 11.30 WIB, antrean pengunjung yang ingin menyaksikan Tari Kecak sudah terlihat panjang di pusat oleh-oleh TMII.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *