Antrean kendaraan menuju penyeberangan Ketapang-Gilimanuk terurai

Antrean kendaraan menuju penyeberangan Ketapang-Gilimanuk terurai

Banyuwangi – Setelah sejumlah hari terjadi pengendapan lalu lintas, situasi penyeberangan antara Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk kini telah kembali normal. General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang, Arief Eko, mengatakan bahwa antrean panjang kendaraan logistik yang pernah mengular sebelumnya telah teratasi sejak hari Sabtu pagi. “Alhamdulillah, antrean panjang mulai berkurang sejak tadi pagi, baik dari arah utara maupun selatan, dan aktivitas penyeberangan kembali lancar,” ujarnya.

Pemicu antrean dan tindakan ASDP

Sebelumnya, jalan nasional ke Pelabuhan Ketapang sempat padat hingga belasan kilometer setelah berakhirnya pembatasan operasional kendaraan barang berjumlah tiga sumbu ke atas. Arief menyebutkan, ASDP segera melakukan langkah responsif sejak antrean membludak, terutama untuk truk logistik yang akan menyeberang ke Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali. “Kami bersama pihak terkait, seperti kepolisian, terus berupaya mempercepat penyelesaian agar kondisi jalan bisa pulih,” tambahnya.

“Kami menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang berperan, termasuk polisi dan TNI, dalam membantu mengalirkan lalu lintas di jalur menuju Pelabuhan Ketapang,” tutur Arief.

Perbaikan infrastruktur dan kapasitas feri

Wakil Direktur Utama ASDP, Yossianis Marciano, menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen meningkatkan fasilitas dan infrastruktur pelabuhan. “Kami juga akan melakukan revitalisasi pelabuhan, baik di Ketapang maupun Gilimanuk, agar kemudian hari operasional lebih efisien,” kata Yossi.

Menurut Yossianis, kapasitas feri di Selat Bali saat ini masih terbatas karena sebagian besar kapal memiliki ukuran kecil. “Untuk mengimbangi pertumbuhan populasi, kami perlu menambah armada kapal berukuran lebih besar,” imbuhnya.

Yossi mengajak operator kapal swasta untuk ikut serta dalam peningkatan kualitas layanan. “Dengan adanya armada yang lebih besar, daya tampung dan angkutan bisa ditingkatkan,” jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *