Dosen Sekolah Vokasi: Swasembada energi jangan rusak swasembada pangan
Dosen Sekolah Vokasi: Swasembada Energi Tidak Boleh Merusak Swasembada Pangan
Semarang, Jumat – Mohamad Endy Julianto, dosen Teknologi Rekayasa Kimia Industri (TRKI) di Sekolah Vokasi Undip, memperingatkan pemerintah agar tidak mengorbankan swasembada pangan dalam upaya mencapai swasembada energi.
“Jangan sampai lahan pertanian produktif berubah sepenuhnya menjadi area penghasil energi,” kata Endy di Semarang, Jumat.
Dia menjelaskan bahwa ketika harga minyak dunia melebihi 100 dolar AS per barel, dampaknya langsung terasa di Indonesia. Kenaikan subsidi bahan bakar minyak menyebabkan biaya transportasi meningkat, yang berujung pada naiknya harga pangan dan penurunan daya beli masyarakat.
Menurut Endy, solusi yang lebih bijaksana daripada memperbesar subsidi adalah membangun sistem energi yang mandiri. Dengan pendekatan ini, keberlanjutan pangan dan energi bisa dijaga secara seimbang.