Facing Challenges: Purbaya: Pertamina tanggung selisih BBM nonsubsidi untuk sementara

Purbaya: Pertamina Tanggung Selisih BBM Nonsubsidi Sementara

Jakarta – Dalam wawancara di Wisma Danantara, Jakarta, Rabu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa Pertamina akan sementara menanggung perbedaan harga antara BBM nonsubsidi yang ditetapkan pemerintah dengan harga pasar global, terutama saat harga minyak dunia sedang naik. “Karena itu, Pertamina yang sementara menanggung selisih tersebut,” jelasnya.

Sementara, ya,” ujar Purbaya.

Purbaya menegaskan bahwa Pertamina memiliki kemampuan keuangan yang cukup untuk menutupi selisih harga ini. Hal ini berkat pembayaran kompensasi dari pemerintah yang berjalan lancar. Kompensasi ini berupa dana yang diberikan pemerintah kepada perusahaan-perusahaan seperti Pertamina atau PLN untuk menutupi perbedaan antara harga eceran BBM dan harga pasar, serta tarif listrik.

Langkah Pemerintah Memastikan Stabilitas Harga BBM

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan bahwa pemerintah telah menetapkan kebijakan untuk menjaga harga BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi, tetap stabil. Menurut pernyataannya, keputusan ini diambil setelah konsultasi bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral serta Pertamina, sesuai instruksi Presiden.

“Kita pastikan harga BBM tidak naik,” kata Prasetyo.

Pemerintah juga menjamin ketersediaan BBM nasional secara aman, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir atau cemas terhadap isu kenaikan harga. Saat ini, harga minyak Brent dan West Texas Intermediate (WTI) mencapai sekitar 100 dolar AS per barel, yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata harga Januari 2026 sebesar 64 dolar AS per barel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *