Important Visit: InJourney: Perbaikan kerusakan atap di Bandara Soetta selesai dua hari
InJourney: Perbaikan Kerusakan Atap di Bandara Soetta Berhasil Selesai Dalam Dua Hari
Tangerang – PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) melalui Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten, menyatakan bahwa proses perbaikan kerusakan pada atap dan plafon di Lounge Gate 7 Terminal 3 Keberangkatan telah rampung dalam dua hari. Menurut Yudistiawan, Assistant Deputy Communication and Legal Bandara Soetta, lokasi tersebut kini sudah diperbaiki agar bisa kembali berfungsi normal.
Perbaikan atap serta plafon Terminal 3 yang rusak akibat cuaca ekstrem diperkirakan memakan waktu dua hari. Sehingga, area tersebut telah diperbaiki secara lokal untuk kembali beroperasi seperti semula,” ujarnya.
Yudistiawan memastikan bahwa insiden kerusakan plafon tidak mengganggu kualitas layanan bandara. Ia menambahkan, selama kejadian tersebut tidak ada laporan penumpang yang mengalami cedera atau kehilangan nyawa. Namun, kerugian akibat kejadian ini belum bisa dihitung karena proses perbaikan masih berlangsung.
Menurut Yudis, fasilitas lain seperti runway, taxiway, dan apron dalam kondisi baik. Hal ini memastikan aktivitas penerbangan tetap berjalan lancar tanpa hambatan signifikan. “Keselamatan dan keamanan penumpang serta penerbangan tetap menjadi prioritas utama. Hal ini tentunya dalam setiap pengambilan keputusan operasional,” tambahnya.
Insiden Cuaca dan Tindakan Antisipasi
Beberapa hari terakhir, hujan deras menyebabkan plafon di Terminal 3 Bandara Soetta ambruk. Dalam video yang dibagikan penumpang, terlihat momen atap jebol di Gate 7 Keberangkatan. Rekaman berdurasi 17 detik ini menunjukkan air tumpah dari atap, menghantam fasilitas ruang tunggu penumpang.
“Kejadian di Gate 7, sekitar pukul 13.40 WIB. Lumayan banyak orang, alhamdulillah masih sempat pada lari,” kata seorang penumpang tujuan Singapura.
Pada saat insiden, penumpang sedang menunggu proses boarding. Air yang tiba-tiba mengguyur membuat sebagian besar dari mereka panik. Yudistiawan menjelaskan bahwa otoritas bandara terus bekerja sama dengan AirNav Indonesia, maskapai, dan pihak terkait untuk memastikan operasional tetap aman, meski kondisi cuaca kurang memungkinkan.
Heru Karyadi, General Manager Bandara Soetta, menyebutkan bahwa tim operasional melakukan pengawasan 24 jam terhadap semua fasilitas. “Sebagai langkah antisipasi, pengguna jasa bandara diimbau memantau jadwal penerbangan melalui saluran resmi maskapai atau layar informasi di bandara, serta datang lebih awal untuk menghindari gangguan akibat cuaca,” katanya.
Saat ini, pelayanan di Bandara Soetta berjalan normal tanpa hambatan signifikan. Para calon penumpang dilaporkan merasa nyaman, seiring perbaikan yang telah selesai dan upaya pengamanan yang intensif dilakukan otoritas bandara.