Important Visit: Kabapanas sebut serapan beras capai 1,3 juta ton, perkuat stok CBP

Kabapanas Sebut Serapan Beras Capai 1,3 Juta Ton, Perkuat Stok CBP

Jakarta, Rabu – Kepala Badan Pangan Nasional (Kabapanas), Andi Amran Sulaiman, menyatakan bahwa penyerapan beras dari produksi dalam negeri hingga saat ini mencapai 1,3 juta ton. Angka ini diharapkan mampu memperkuat cadangan beras pemerintah (CBP) dalam menghadapi kondisi musim kemarau 2026. “Insya Allah, khusus sektor pangan itu aman. Sekarang serapan kita 1,3 juta ton (setara beras). Kalau ditambah satu bulan (April) ini 1 juta ton, maka total bisa mencapai 2,3 juta ton,” jelas Amran melalui keterangan resmi di Jakarta.

Target Penyerapan Beras 2026

Menurut Kabapanas, pemerintah bersama Perum Bulog terus mendorong penyerapan beras domestik, meski musim kemarau di tahun 2026 diperkirakan dimulai April mendatang. “Dari sisi stok, (cadangan beras pemerintah) hari ini tertinggi yaitu 4,3 juta ton. Di bulan depan, perkiraan 5 juta ton lebih, berarti aman,” ujar Amran.

“Persiapan kita jauh lebih baik dibanding sebelumnya,” tambahnya.

Menurut catatan Kabapanas, realisasi penyerapan beras dalam negeri pada Januari-Maret 2026 mencapai 1,39 juta ton. Capaian ini jauh lebih tinggi dibanding periode yang sama di tahun-tahun sebelumnya. Misalnya, pada 2020 realisasi penyerapan hanya 90,1 ribu ton, sementara di 2021 naik menjadi 234,6 ribu ton. Namun, angka tersebut mengalami penurunan di 2022 (94,3 ribu ton) dan 2023 (35 ribu ton).

Sementara itu, pada kuartal pertama 2025, penyerapan beras mencapai 719,3 ribu ton, yang menunjukkan peningkatan signifikan. Peningkatan ini diperkirakan mampu memperkuat stok CBP dan menjaga swasembada beras, yang telah tercapai sejak akhir 2025.

Pemerintah menargetkan Perum Bulog menyerap 4 juta ton setara beras pada 2026 untuk memperkuat CBP. Target ini lebih tinggi dibandingkan realisasi tahun 2025 sebesar 3 juta ton.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *