Key Strategy: Manulife rampungkan akuisisi Schroder Indonesia

Manulife rampungkan akuisisi Schroder Indonesia

Jakarta – Manulife Wealth & Asset Management telah menyelesaikan proses pengambilalihan PT Schroder Investment Management Indonesia (Schroders Indonesia) melalui PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI). CEO Manulife Asia, Fabio Fontainha, menyatakan bahwa semua syarat transaksi sudah terpenuhi, termasuk izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Kami dengan bangga mengumumkan bahwa Schroders Indonesia secara resmi bergabung ke dalam Manulife Wealth & Asset Management,” ujarnya dalam pernyataan di Jakarta, Rabu.

Fontainha menjelaskan bahwa penyelesaian akuisisi ini menandai dimulainya integrasi sistematis antara MAMI dan Schroders Indonesia. Selama masa integrasi, Manulife Wealth & Asset Management tetap beroperasi di Indonesia melalui dua unit secara bersamaan, dengan menjaga struktur masing-masing sambil melakukan penggabungan secara bertahap.

Nasabah, mitra, serta karyawan akan menerima informasi berkala terkait perubahan merek, produk, dan penyempurnaan operasional untuk memastikan transisi berjalan lancar. Fabio menambahkan bahwa langkah ini mencerminkan komitmen perusahaan terhadap pertumbuhan jangka panjang di Indonesia.

“Dengan menggabungkan kekuatan dua manajer investasi terdepan, kami menciptakan platform yang lebih solid, berkapasitas inovatif, dan menyediakan wawasan global untuk mengembangkan solusi investasi,” kata dia.

Menurut CEO & President Director Manulife Aset Manajemen Indonesia, Afifa, akuisisi ini menjadi momen penting bagi kedua organisasi. Ia menekankan bahwa transaksi ini bukan hanya perubahan kepemilikan, tetapi juga awal dari fase baru dalam memperluas dampak perusahaan.

“Menggabungkan tim dan keahlian MAMI serta Schroders Indonesia meningkatkan kemampuan kami dalam menyediakan layanan investasi berkualitas tinggi, sekaligus memperkuat posisi kami di industri yang berkembang pesat,” ujarnya.

Sementara itu, CEO & President Director Schroders Indonesia, Michael T. Tjoajadi, mengatakan bahwa perusahaan telah membangun kredibilitas sebagai manajer investasi yang fokus pada kepuasan nasabah selama lebih dari tiga dekade. Bergabung dengan MAMI, menurutnya, merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas perusahaan dengan sumber daya yang lebih luas.

“Kami siap berkontribusi melalui keahlian kami dalam organisasi besar dengan reputasi tinggi ini,” lanjut Michael.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *