Latest Program: Apkasindo: BPDP jadi lokomotif pengembangan SDM sawit nasional
Apkasindo: BPDP jadi lokomotif pengembangan SDM sawit nasional
Di Jakarta, Ketua Umum Apkasindo Gulat ME Manurung menyatakan bahwa Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) berperan penting dalam mendorong peningkatan sumber daya manusia (SDM) sektor kelapa sawit nasional. Ia menekankan bahwa program-program beasiswa dan pelatihan yang dijalankan BPDP menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kualitas SDM di bidang ini.
“Salah satu elemen utama keberhasilan industri kelapa sawit Indonesia saat ini adalah dukungan dari BPDP, terutama dalam bidang pengembangan SDM,” tutur Gulat dalam wawancara di Jakarta, Kamis.
Dalam rangka mewujudkan SDM sawit yang lebih berkualitas, BPDP telah menggelar berbagai inisiatif pelatihan teknis dan pendidikan, serta mendukung penelitian. Gulat menyampaikan bahwa langkah-langkah evaluasi dan penyesuaian program yang dilakukan selama ini telah memperkuat posisi BPDP sebagai pilar utama dalam pengembangan SDM sawit.
“Evaluasi dan perbaikan yang signifikan membuat BPDP semakin efektif sebagai lokomotif SDM sawit. SDM di sektor ini harus selalu sejalan dengan perkembangan teknologi perkebunan,” ujar Gulat.
Program pelatihan petani sawit, menurut Gulat, bertujuan meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan profesionalisme para petani. Dengan demikian, industri kelapa sawit nasional diharapkan menjadi lebih produktif dan berkelanjutan. BPDP, bersama 42 perguruan tinggi, telah menyelenggarakan 900 kelas pelatihan di berbagai daerah sentra perkebunan. Program ini menjangkau 21 provinsi di Indonesia.
Menurut data terbaru BPDP, hingga 2025, telah terdapat 29.263 peserta pelatihan dan 13.265 peserta program pendidikan atau beasiswa. Dari total peserta beasiswa, 3.910 mahasiswa telah lulus dari berbagai institusi pendidikan yang bekerja sama dengan BPDP.