Latest Program: HIPMI Womenpreneur dorong UMKM perempuan jadi motor ekonomi digital

HIPMI Womenpreneur dorong UMKM perempuan jadi motor ekonomi digital

Jakarta, Kamis – Badan Otonom HIPMI Womenpreneur berkomitmen mengembangkan program AIM ASEAN hingga ke berbagai daerah di Indonesia, dengan tujuan membentuk pengusaha perempuan yang mampu bersaing dalam dunia digital di tingkat regional. Ayse Melissa Hamid, ketua badan otonom ini, menegaskan pentingnya program tersebut bagi para pelaku usaha perempuan.

“AIM ASEAN bertujuan memastikan pengusaha perempuan bukan hanya menyaksikan, tetapi menjadi bagian aktif dalam ekonomi digital global,” ujarnya dalam pernyataan resmi yang diterima di Jakarta.

Upaya ini diperkuat oleh penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Jakarta, Rabu (8/4), antara HIPMI Womenpreneur dan Kaizen Collaborative Impact sebagai mitra pelaksana lokal. Peresmian kerja sama yang dihadiri perwakilan ASEAN Foundation dianggap sebagai langkah awal dalam mendorong transformasi digital bagi pengusaha daerah. Program ini menyasar lebih dari 5.000 pelaku UMKM perempuan untuk mendapatkan akses pelatihan teknologi dan sumber daya secara gratis.

Beda dengan inisiatif teknologi yang biasanya berpusat di ibu kota, integrasi AIM ASEAN memanfaatkan jaringan organisasi untuk menjangkau seluruh penjuru Nusantara. Implementasinya akan dilakukan secara bertahap, mulai dari tingkat nasional (BPP), lalu tingkat provinsi (BPD), hingga sampai ke tingkat cabang (BPC). Kolaborasi ini juga dirancang khusus untuk melibatkan lima kelompok masyarakat, termasuk warga desa dan komunitas yang kurang mendapat perhatian.

Dengan memperluas literasi digital dan menerapkan kecerdasan buatan (AI) di berbagai wilayah, inisiatif tersebut diharapkan mendorong peningkatan koneksi pasar dan pemberdayaan ekonomi bagi UMKM perempuan.

“AIM ASEAN menjadi sarana bagi 5.000 wanita Indonesia untuk memanfaatkan AI secara praktis dan aman,” kata Ismita Saputri, perwakilan Kaizen Impact.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *