Latest Program: Komisi VII DPR RI minta industri AMDK ciptakan lingkungan seimbang

Komisi VII DPR RI Dorong Industri AMDK Jaga Keseimbangan Lingkungan

Klaten, Jawa Tengah – Dalam kunjungan kerja spesifik ke PT Tirta Investama, Komisi VII DPR RI mengajak industri air minum dalam kemasan (AMDK) untuk menjaga keseimbangan antara manfaat ekonomi dan perlindungan lingkungan. Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik (KJKS) Komisi VII, Evita Nursanty, mengungkapkan bahwa pembentukan panitia kerja khusus industri AMDK dilakukan guna memastikan regulasi yang relevan dapat diperbaiki menghadapi masalah-masalah yang sering muncul.

Persyaratan Wajib untuk Pembangunan Industri

Evita menegaskan bahwa perusahaan AMDK harus memiliki komitmen kuat dalam memastikan lingkungan tetap terjaga. “Perusahaan wajib menjamin kelestarian lingkungan dan konservasi, sehingga penggunaan air yang diambil harus dikembalikan dalam jumlah lebih besar daripada yang digunakan untuk produksi,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa pemanfaatan sumber daya alam perlu diimbangi dengan tanggung jawab sosial, agar masyarakat juga merasakan manfaatnya.

“Tujuan panja adalah menyelesaikan masalah yang selama ini belum optimal, termasuk masalah sampah plastik. Saat ini daur ulang belum cukup, sehingga kita masih bergantung pada impor,” kata Evita.

Di sisi lain, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyambut baik upaya Komisi VII yang memastikan dampak keberadaan PT Tirta Investama benar-benar dirasakan oleh warga setempat. “PT Tirta Investama mengambil air di Klaten, jadi harus mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk menjaga ketersediaan air di wilayah yang sering mengalami kekeringan,” tuturnya.

Menurut Hamenang, perusahaan tersebut diharapkan lebih aktif dalam berbagai sektor, seperti infrastruktur, pariwisata, dan perekonomian. “Dukungan dari pihak ketiga akan membantu Klaten yang sedang berkembang, khususnya dalam menjaga keseimbangan lingkungan,” katanya.

Komitmen Aqua dalam Konservasi

Mewakili PT Tirta Investama, Direktur Komunikasi Korporat Aqua Vera Galuh Sugijanto menjelaskan bahwa perusahaan memiliki komitmen besar terhadap konservasi. Sejak 2021, pihaknya bekerja sama dengan BRIN untuk memvalidasi dampak positif pengelolaan air melalui metode Volumetric Water Benefit Accounting (VWBA). Tujuan kerja sama ini adalah menjamin inisiatif seperti sumur resapan dan penanaman pohon dapat memulihkan lebih banyak air ke alam daripada yang digunakan dalam produksi.

“Kami menggunakan galon guna ulang yang terdiri dari polikarbonat dan PET. Kedua bahan tersebut memenuhi standar keamanan dan terus dipantau hingga bisa digunakan kembali atau kembali ke pabrik,” ujar Vera.

Dalam proses pengemasan, Aqua juga menekankan upaya penghematan energi dan plastik. Selain itu, para anggota Komisi VII meninjau langsung operasional pabrik PT Tirta Investama, menyoroti keterlibatan perusahaan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *