Main Agenda: Wamenhut tegaskan komitmen dukung pengembangan pertanian berkelanjutan
Wamenhut Tegaskan Komitmen Dukung Pengembangan Pertanian Berkelanjutan
Jakarta – Wakil Menteri Kehutanan, Rohmat Marzuki, menegaskan bahwa Kemenhut berkomitmen untuk mendorong percepatan pembangunan sektor pertanian berkelanjutan. Ia menyatakan bahwa ke depan, lembaganya siap bekerja sama dengan berbagai pihak dalam menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus mewujudkan ketahanan pangan nasional.
“Kami dari Kemenhut akan terus berupaya memperkuat sinergi antara lingkungan dan inovasi teknologi agar pertanian dapat berkembang secara berkelanjutan,” tutur Rohmat dalam pernyataannya di Jakarta, Sabtu.
Sebagai bentuk implementasi, Rohmat menyebutkan bahwa pemanfaatan lahan yang belum berhutan menjadi salah satu fokus utama. Ia menjelaskan bahwa area terbuka ini bisa dimanfaatkan sebagai basis produksi benih, pengembangan pertanian berbasis teknologi, serta penerapan agroforestri, yang merupakan prioritas program Kemenhut.
Rapat yang diselenggarakan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) di Kawasan Danau Toba, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, awal pekan ini, menjadi momentum untuk membahas transformasi pertanian berbasis Artificial Intelligence (AI). Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua DEN, Luhut Binsar Pandjaitan, yang menekankan pentingnya sinergi antara ekosistem, sumber daya manusia, teknologi, dan kerja sama global.
Pembahasan juga mencakup pengembangan komoditas strategis seperti bawang putih serta penguatan sistem pertanian berbasis data melalui penggunaan kecerdasan buatan. Rohmat berharap pendekatan ini bisa meningkatkan efisiensi produksi serta kestabilan pasokan dan harga pangan.
Dalam konteks ini, pemanfaatan AI dianggap penting untuk mendukung pengumpulan dan analisis data pertanian secara real-time. Hal ini membantu pemerintah mengambil keputusan yang lebih tepat dan responsif terhadap dinamika di lapangan.
“Kolaborasi lintas kementerian serta pendukungan teknologi menjadi kunci dalam mewujudkan Danau Toba sebagai model pertanian modern yang produktif, terintegrasi, dan tetap menjaga kelestarian lingkungan,” tambah Rohmat.