Meeting Results: Pemerintah perkuat OSS tekan ketidakpastian investasi

Pemerintah Perkuat OSS untuk Tekan Ketidakpastian Investasi

Rapat Kerja dengan Komisi XII DPR di Jakarta

Dalam rapat kerja di Jakarta, Senin, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani menyampaikan upaya pemerintah memperbaiki sistem perizinan melalui platform OSS (Online Single Submission) untuk mengurangi hambatan dan meningkatkan daya tarik investasi. Menurutnya, faktor ketidakpastian menjadi fokus utama dalam perbaikan proses pengurusan izin.

“Yang kita coba kurangi sekarang adalah faktor ketidakpastian. Kami terus bekerja untuk memperbaikinya dari berbagai tingkatan,” ujar Rosan.

Sistem OSS sempat mengalami kendala beberapa bulan terakhir, kata Rosan, karena proses integrasi penuh dengan 18 kementerian dan lembaga yang dilakukan setelah adopsi Peraturan Pemerintah Nomor 28. Meski ada tantangan, ia menegaskan anggaran untuk pengembangan OSS kini telah disetujui dan masuk tahap pemberian dana.

“Anggaran telah kami ajukan hampir setahun dan akhirnya disetujui. Sekarang mulai diberikan pencairannya,” tambahnya.

Rosan juga menyebutkan bahwa perbaikan OSS bertujuan mempercepat pengurusan izin serta mengurangi pertemuan langsung yang bisa memperparah ketidakpastian. Ia menambahkan sistem yang baru akan mengintegrasikan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) dan blockchain.

“Sistem baru ini akan menggunakai AI, blockchain, dan teknologi lainnya. Di tahun ini, semua akan bisa berjalan mulai dari tahap awal,” pungkas Rosan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *