New Policy: Bapanas perkuat cadangan pangan produksi dalam negeri hadapi El Nino
Bapanas Perkuat Cadangan Pangan untuk Menghadapi El Nino
Kesiapan Pemerintah di Tengah Ancaman Kemarau
Dilakukan sesuai instruksi Bapak Kepala Badan Pangan Nasional dan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, Badan Pangan Nasional (Bapanas) sedang meningkatkan persediaan pangan dari hasil produksi lokal guna mengantisipasi kemungkinan kemarau akibat fenomena El Nino. I Gusti Ketut Astawa, sebagai Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan, menyatakan bahwa langkah ini bertujuan memastikan keberlanjutan pasokan pangan di masa mendatang. “Kami sudah menyiapkan kewaspadaan sejak mendengar adanya fenomena El Nino, sehingga CPP menjadi pilar utama dalam mitigasi,” jelas Ketut saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.
“Dengan penguatan CPP, tatkala terjadi kekeringan atau hambatan produksi, pemerintah bisa menjaga ketersediaan pangan secara lebih efektif,” kata Ketut.
Perkembangan Fenomena El Nino dan Wilayah Terdampak
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkirakan El Nino bisa memengaruhi Indonesia, khususnya daerah di selatan garis ekuator, mulai awal Mei mendatang. Wilayah yang diperkirakan mengalami efeknya mencakup Lampung, Pulau Jawa, Bali, serta Nusa Tenggara Barat dan Timur. Ketut menegaskan bahwa penguatan stok CPP terus dilakukan seiring upaya Kementerian Pertanian menjaga produksi pangan bulanan.
Persediaan Cadangan Pangan per 2 April
Saat ini, stok cadangan pangan pemerintah (CPP) mencakup 4,4 juta ton beras; 168 ribu ton jagung pakan; 121 ribu kiloliter minyak goreng; 49 ribu ton gula pasir; 8 ribu ton daging sapi; 3 ribu ton daging kerbau; serta 39 ton daging ayam dan 17 ton telur ayam. Ketut menyebutkan bahwa penyerapan gabah menjadi beras dilakukan secara intensif melalui perpanjangan tangan Perum Bulog.
“Bapanas sudah menugaskan Bulog untuk menyerap gabah yang akan diolah menjadi beras, sebagai langkah memperkuat CPP,” tambah Ketut.
Langkah Mitigasi yang Dipercepat
Selain menjaga produksi lokal, Kepala Bapanas dan Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, menegaskan bahwa persiapan menghadapi El Nino sedang dipercepat. “Stok CBP kita saat ini mencapai 4,4 juta ton, dan insya Allah bulan ini akan mencapai 5 juta ton. Ini menunjukkan kesiapan yang lebih baik dibanding tahun sebelumnya,” ucap Amran. Ia menegaskan CPP tetap menjadi penyangga penting bagi program intervensi pangan kepada masyarakat.