Penumpang KA Ciremai dievakuasi bus karena Maswati-Sasaksaat longsor
Penumpang KA Ciremai Dievakuasi Bus Akibat Longsor di Maswati-Sasaksaat
Setelah jalur KA Ciremai di Maswati-Sasaksaat tertimbun longsor, PT KAI Daop 2 Bandung melakukan evakuasi penumpang menggunakan bus sebagai alternatif perjalanan. Insiden ini terjadi Rabu, menyebabkan kereta harus berhenti total dan lokomotif terjatuh akibat material longsor yang menutup jalur.
Kuswardojo, Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung, menegaskan bahwa keselamatan penumpang menjadi prioritas utama dalam mengatasi gangguan jalur. “Kami pastikan seluruh penumpang dan staf KA Ciremai berada dalam kondisi aman setelah insiden tersebut,” jelasnya. KAI selalu mengutamakan aspek keselamatan dalam setiap keputusan operasional, meskipun operasional terganggu secara signifikan.
KAI Daop 2 Bandung juga mengumumkan pembatalan sebagian rute kereta. Tiga perjalanan KA Parahyangan (134B, 139B, dan 140B) relasi Gambir-Bandung PP dibatalkan, sementara beberapa rangkaian lainnya seperti KA Harina (102), KA Papandayan (129B), KA Serayu (288-289), dan KA Commuter Line Garut (349 dan 350) mengalami penyesuaian jadwal.
“Kami menyampaikan permohonan maaf terbesar kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat longsoran ini,” tutur Kuswardojo. Ia mengimbau calon penumpang untuk tetap tenang dan mengikuti instruksi petugas terkait pengalihan perjalanan atau pengembalian tiket.
Sebagai langkah mitigasi, petugas telah diterjunkan ke lokasi untuk membersihkan material longsor agar jalur segera diperbaiki. KAI juga mengingatkan masyarakat agar tidak panik dan mematuhi arahan dari petugas guna memastikan kelancaran penanganan serta keselamatan bersama.