Perjalanan dua kereta di Daop 4 dibatalkan imbas KA Bangunkarta anjlok
Perjalanan Dua Kereta di Daop 4 Dihentikan Akibat Keterlambatan KA Bangunkarta
Kebocoran di Stasiun Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah, pada Senin sore mengakibatkan gangguan pada jalur kereta api (KA) yang berdampak pada penghentian dua rute perjalanan. Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan bahwa KA Kamandaka (Semarang-Purwokerto) dan KA Joglosemarkerto (Semarang-Solo) dibatalkan akibat anjloknya KA Bangunkarta.
“Dua perjalanan KA dibatalkan, masing-masing KA Kamandaka relasi Semarang-Purwokerto dan KA Joglosemarkerto relasi Semarang-Solo,” ujarnya di Semarang, Senin.
Sebagai dampak dari kejadian tersebut, sejumlah kereta di jalur selatan diubah arah operasionalnya ke jalur utara. Saat ini, terdapat 13 perjalanan KA yang rerutenya disesuaikan dengan jalur utara. Beberapa kereta yang terpengaruh meliputi KA Joko Tingkir, KA Manahan, KA Gaya Baru Malam, KA Taksaka, KA Bima, KA Argo Dwipangga, KA Jayakarta, KA Gajayana, serta KA Senja Utama.
PT KAI berkomitmen memberikan pengembalian dana tiket kepada penumpang yang keperjalananannya terganggu. Perusahaan BUMN tersebut juga menjamin keamanan dan kelancaran operasi dengan melakukan penyesuaian jalur perjalanan. Luqman menjelaskan bahwa seluruh petugas pengatur dan penjaga perlintasan telah diberi instruksi untuk mengantisipasi perubahan operasional.
KA Bangunkarta yang terjatuh di Stasiun Bumiayu terjadi sekitar pukul 14.15 WIB. KAI sedang melakukan rencana rekayasa untuk memulihkan kondisi operasional. Berdasarkan laporan, gangguan tersebut memengaruhi seluruh jadwal dan arah perjalanan beberapa kereta api.