Prabowo akan buka pusat pengolahan ubah sawit dan jelantah jadi avtur
Prabowo Akan Buka Pusat Pengolahan Ubah Sawit dan Jelantah Jadi Avtur
Pada acara peresmian pabrik perakitan kendaraan listrik di Magelang, Jawa Tengah, Kamis, Presiden Prabowo Subianto mengungkap rencana pemerintah membuka beberapa pusat pengolahan untuk mengubah bahan baku dari kelapa sawit serta minyak jelantah menjadi avtur. Ia menekankan bahwa bahan bakar pesawat ini kini bisa dihasilkan dari sumber lokal yang melimpah, seperti sawit, yang memiliki potensi besar di Indonesia.
“Sekarang avtur pun bisa dari kelapa sawit, dan kita punya banyak kelapa sawit. Bahkan avtur nanti itu dari jelantah, dari limbah, dari sisanya minyak goreng, kita bisa olah menjadi avtur,” ujar Prabowo.
Menurutnya, pengolahan ini akan dilakukan melalui penyediaan refinery-refinery khusus. Prabowo menegaskan pemerintah akan melakukan investasi besar-besaran di bidang energi alternatif. Selain itu, ia juga menyebut bahwa kekayaan alam Indonesia bisa dimanfaatkan untuk mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar.
Perkembangan EBT dalam Krisis Global
Sebelumnya, dalam sesi taklimat di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4), Prabowo mengungkapkan bahwa krisis energi akibat perang dunia memberi peluang bagi Indonesia untuk mempercepat pengembangan energi baru terbarukan (EBT). Ia menekankan kebutuhan untuk mencapai swasembada energi dengan mengandalkan bahan bakar nabati dari singkong dan jagung sebagai alternatif pengganti solar serta bensin.
“Dan kita bisa dari batu bara, kita bisa menghasilkan solar dan bensin dari batu bara, dari singkong, dari jagung,” tambah Prabowo.
Presiden menyatakan bahwa Indonesia memiliki fondasi ekonomi yang cukup kuat untuk menghadapi tantangan global. Ia menyoroti ketahanan energi nasional sebagai keuntungan, karena negara ini memiliki sumber daya energi mandiri. “Ternyata setelah mengkaji, kita punya kekuatan ekonomi yang cukup kuat,” katanya.