Solving Problems: Mentan harap kenaikan harga pestisida tetap terkendali

Mentan Harap Kenaikan Harga Pestisida Tetap Terkendali

Di Jakarta, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengharapkan kenaikan harga pestisida tidak mengalami lonjakan signifikan. Hal ini penting agar biaya produksi petani tidak terbebani berlebihan, terutama di tengah situasi geopolitik yang dinamis dan ancaman kekeringan akibat fenomena El Nino. “Sekarang, saya meminta Anda para pengusaha pestisida, yang telah meraih keuntungan selama puluhan tahun, untuk berkontribusi pada kepentingan negara. Diperbolehkan untung, tetapi jangan terlalu tinggi. Alasannya, kita perlu peduli pada sesama petani,” ujarnya pada Selasa.

Peran Pestisida dalam Stabilitas Produksi

Amran, yang juga menjabat Kepala Badan Pangan Nasional, menjelaskan bahwa kebutuhan pestisida dalam jumlah kuantitas tidak sebesar input pertanian lainnya. Karena itu, dampak kenaikan harga diharapkan masih bisa diatasi secara proporsional. Namun, ia tidak menyebutkan angka spesifik mengenai jumlah kebutuhan pestisida tersebut.

Langkah Pemerintah untuk Mengurangi Risiko

Sebaliknya, pemerintah sedang menyiapkan tindakan proaktif dengan menjamin akses pestisida kepada petani. Upaya ini bertujuan memastikan kebutuhan pertanian tetap terpenuhi meski ada kemungkinan gangguan pasokan. Amran menegaskan bahwa sektor pertanian Indonesia relatif aman karena berbagai dukungan sudah disiapkan, termasuk bantuan irigasi, pompanisasi, serta alat mesin pertanian.

“Jangan ambil untung banyak sampai naikkan 30 (persen) karena aku punya penemuan, kami punya pabrik, kalian saya di situ. Ahli pestisida, ahli rodentisida. Jadi kalau bisa jangan dinaikkan banyak-banyak,” tutur Amran.

Dalam menghadapi tantangan global dan perubahan iklim, Amran berharap kondisi serangan hama dapat terkendali. Dengan demikian, kebutuhan pestisida tidak meningkat drastis, yang pada akhirnya menjaga stabilitas biaya produksi petani. Selain pestisida, ia menyoroti bahwa pupuk merupakan komponen yang lebih penting dalam proses produksi pertanian. Perhatian utama pemerintah tetap fokus pada ketersediaan dan stabilitas harga pupuk.

Dengan berbagai langkah ini, pemerintah optimis petani tetap mampu menjaga produktivitasnya, meski menghadapi berbagai tekanan seperti perubahan iklim dan dinamika politik internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *