Special Plan: AirAsia X naikkan “fuel surcharge” imbas lonjakan harga avtur
AirAsia X naikkan “fuel surcharge” akibat lonjakan harga avtur
Jakarta – Maskapai penerbangan AirAsia X mengumumkan telah meningkatkan tarif tambahan untuk bahan bakar (fuel surcharge) sebesar 20 persen. Kenaikan ini mencakup peningkatan rata-rata 30 hingga 40 persen dibandingkan sebelumnya, terutama karena dampak perang antara Iran dan Amerika Serikat-Israel yang memengaruhi harga avtur global.
“Secara keseluruhan, kami menambahkan sekitar 20 persen biaya tambahan pada bahan bakar/avtur. Dari segi tarif, kami cenderung meningkatkan sekitar 30 persen hingga 40 persen dibandingkan sebelumnya,” ujar Chief Commercial Officer AirAsia X Amanda Woo dalam konferensi pers daring, yang disiarkan dari Jakarta, Senin.
Harga avtur dunia di luar normal sebelumnya mencapai level 150–200 dolar AS per barel pada April 2026, melonjak tajam dari harga di bawah 100 dolar AS. Peningkatan ini terjadi karena tekanan geopolitik akibat konflik yang berlangsung.
Dalam upaya menjaga operasional perusahaan, AirAsia X juga melakukan perubahan strategis pada jaringan penerbangan. Perusahaan mengurangi jumlah penerbangan dan menggabungkan kapasitas di beberapa rute utama untuk mengoptimalkan efisiensi.
“Di tengah tekanan geopolitik dan gangguan rantai pasok, harga avtur global naik lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Kami menyesuaikan tarif secara terukur, termasuk penerapan fuel surcharge satu kali di seluruh jaringan,” kata Group CEO AirAsia X Bo Lingam.
Bo Lingam menambahkan bahwa perusahaan terus memperkuat konektivitas melalui pengalihan kapasitas ke rute yang lebih stabil. Strategi ini melibatkan penggunaan bandara Kuala Lumpur di Malaysia dan Bangkok di Thailand sebagai pusat Fly-Thru untuk meningkatkan efisiensi permintaan.
Di sisi lain, lingam menyebutkan bahwa AirAsia X aktif berunding dengan mitra strategis guna mengendalikan biaya. Dengan reaktivasi armada secara bertahap dan penguatan mata uang ASEAN, ia optimis unit cost akan berkurang seiring waktu.