Special Plan: Pemerintah masih kaji penyesuaian harga BBM nonsubsidi

Pemerintah masih kaji penyesuaian harga BBM nonsubsidi

Dari Jakarta, pemerintah sedang mengevaluasi peluang penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa hasil dari peninjauan ini akan diumumkan ke publik setelah proses selesai. “Pengkajian ini masih berlangsung, sehingga nanti setelah selesai, informasinya pasti disampaikan secara terbuka,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.

Menkeu pastikan harga BBM subsidi stabil hingga 2026

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa harga BBM subsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun 2026. Ia menjelaskan bahwa perhitungan fiskal dilakukan dengan asumsi harga minyak global rata-rata 100 dolar AS per barel hingga akhir tahun 2026. Dengan berbagai langkah penghematan anggaran, pemerintah diperkirakan mampu menjaga defisit dalam kisaran 2,9 persen.

“Kalau ada tekanan tambahan, bantalan fiskal yang tersisa sekitar Rp420 triliun bisa dimanfaatkan. Namun, menurut saya, kita masih jauh dari situasi tersebut karena harga minyak kemungkinan tetap di atas 100 dolar AS per barel dalam jangka waktu yang lama, terutama jika melihat dinamika politik di Amerika Serikat,” tuturnya.

Purbaya juga memastikan bahwa anggaran negara masih cukup untuk mendukung kebijakan tersebut. Ia menambahkan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kondisi keuangan pemerintah, karena kapasitas anggaran dianggap memadai untuk menangani berbagai dampak dari kebijakan yang diambil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *