Topics Covered: Danantara gabungkan pabrik gula milik ID FOOD ke SGN demi swasembada
Jakarta – Badan Pengelola Investasi (DPI) Danantara menggabungkan pabrik gula milik ID FOOD ke PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) guna memperkuat konsolidasi industri gula nasional serta mempercepat pencapaian target swasembada gula. Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta, Rabu, menjelaskan saat ini terdapat dua entitas pabrik gula, yakni di bawah Sugar Co sebagai bagian dari PT Perkebunan Nusantara Group serta pabrik gula milik ID FOOD. Sejalan dengan strategi tersebut, Danantara mendorong proses merger atau penggabungan seluruh pabrik gula milik ID FOOD ke dalam Sugar Co guna menciptakan satu entitas industri yang lebih kuat.
"Nah, kita ingin melakukan proses konsolidasi dengan melakukan merger, penggabungan dari ID FOOD ke SGN," kata Dony. Melalui konsolidasi itu, Sugar Co diarahkan menjadi perusahaan yang fokus pada sektor pertanian sekaligus manufaktur gula serta komoditas tanaman lainnya secara terintegrasi dan berkelanjutan ke depan. Sementara itu, ID FOOD akan difokuskan menjalankan peran sebagai perusahaan perdagangan yang mengelola distribusi dan pemasaran komoditas pangan termasuk gula secara lebih optimal dan efisien nasional.
Langkah pemisahan fokus bisnis diharapkan dapat meningkatkan kinerja masing-masing entitas sehingga lebih maksimal dalam menjalankan fungsi produksi maupun distribusi dalam rantai pasok gula nasional. Selain itu, Danantara juga menyoroti pentingnya peningkatan produktivitas lahan tebu yang saat ini dinilai belum optimal sehingga diperlukan berbagai perbaikan dalam pengelolaan sektor hulu. Perbaikan juga dilakukan pada pabrik gula guna meningkatkan efisiensi dan kapasitas produksi sehingga mampu mendorong kenaikan produktivitas secara keseluruhan dalam industri gula nasional secara berkelanjutan.
Di sisi lain, dukungan regulasi dinilai penting agar industri gula dapat berkembang menjadi tulang punggung ekonomi petani, termasuk menjaga harga jual agar tetap menguntungkan bagi petani. Dony menambahkan proses konsolidasi antara Sugar Co dan ID FOOD ditargetkan rampung pada tahun ini, dengan harapan dapat diselesaikan pada semester kedua sesuai rencana yang telah disusun. "Konsolidasi dari pada PTPN atau Sugar Co dengan ID FOOD ini, tahun ini akan selesai.
insya Allah mudah-mudahan dalam semester kedua akan selesai kita lakukan konsolidasi," tegasnya. Dengan selesainya konsolidasi tersebut, Indonesia diharapkan memiliki satu holding pabrik gula yang menguasai sekitar 60 persen pangsa pasar nasional guna mendukung percepatan swasembada gula.