Topics Covered: Kemarin, pendapatan negara kuartal I hingga penataan lahan negara
Kemarin, pendapatan negara kuartal I hingga penataan lahan negara
Laporan Pendapatan Negara Q1 2026
Jakarta, 6 April – Informasi terkini mengenai pencapaian pendapatan negara selama tiga bulan pertama tahun 2026, serta arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pengelolaan lahan negara, menjadi sorotan utama dalam pemberitaan ekonomi kemarin. Berikut rangkuman berita terkait.
Kopdes Merah Putih Dukung Perekonomian Desa
Pemerintah melalui Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dianggap mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan. Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menegaskan bahwa program ini memberi peluang bagi warga desa untuk mengelola sumber daya secara mandiri.
“Kita optimistis Kopdes Merah Putih dapat membangkitkan ekonomi desa, terlebih masyarakat desa kaya akan potensi yang bisa dimaksimalkan,” ujar Farida saat menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kabupaten Lebak, Senin.
DEN dan Perusahaan Energi Bahas Transisi ke Kompor Listrik
Dewan Energi Nasional (DEN) berencana menggandeng Pertamina serta PLN untuk mendiskusikan strategi peralihan dari penggunaan kompor gas ke kompor listrik. Langkah ini bertujuan meningkatkan ketahanan energi dan mengoptimalkan subsidi.
“Sudah cukup banyak (dibahas). Hari Rabu (8/4) ini saya sudah mengundang (pemangku kepentingan), ya. Tinggal nanti kami lanjutkan,” kata Anggota DEN Unggul Priyanto kepada ANTARA di Jakarta, Senin.
Mendagri Minta Daerah Tetap Vigil Meski Inflasi Turun
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengingatkan pemerintah daerah agar tetap waspada terhadap risiko inflasi meski angka nasional tercatat menurun menjadi 3,48 persen. Meski berada dalam rentang target, Tito mengingatkan jangan terlena.
“Kita bersyukur inflasi terjaga, cukup baik menurun ke angka di bawah 3,5 persen. Tapi jangan berpuas diri,” kata Tito di Jakarta, Senin.
Presiden Prabowo Arahkan Penataan Lahan Negara
Menurut Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Presiden Prabowo Subianto menekankan penggunaan kembali lahan negara yang saat ini dikuasai pihak lain. Pemerintah menyebutkan telah menemukan banyak aset negara, terutama milik BUMN Perkeretaapian, yang belum dimanfaatkan secara optimal.