Topics Covered: Pupuk Indonesia dorong pembangunan pabrik metanol untuk mandatori B50

Pupuk Indonesia Dorong Pembangunan Pabrik Metanol untuk Mendukung B50

Jakarta – Perusahaan nasional Pupuk Indonesia (Persero) sedang berupaya mendorong pembangunan dua unit pabrik metanol dengan kapasitas produksi masing-masing 1 juta ton. Tujuan utamanya adalah memastikan keberhasilan penerapan program Biodiesel B50, yang diumumkan pemerintah sebagai langkah untuk memperkuat kemandirian energi nasional.

Kebutuhan Metanol dan Langkah Kolaboratif

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, menjelaskan bahwa usulan ini dilakukan bersama Danantara. “Dengan dua pabrik metanol berkapasitas 1 juta ton, Pupuk Indonesia akan mampu memproduksi 2 juta ton, sementara swasta diharapkan menyumbang 400 ribu ton,” tutur Rahmad selama rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Kamis.

“Tanpa ada peningkatan kapasitas metanol dalam negeri, impor bahan bakar ini akan naik dari 1,4 menjadi 2,5 juta ton,” tegas Rahmad.

Menurutnya, pengembangan biofuel tidak hanya bergantung pada minyak kelapa sawit, tetapi juga memerlukan metanol sebagai komponen utama dalam proses produksi. Saat ini, kebutuhan metanol nasional pada 2025 diperkirakan mencapai 1,8 juta ton, sedangkan kapasitas produksi dalam negeri hanya sekitar 400 ribu ton. Hal ini menyebabkan ketergantungan pada impor sebesar 1,4 juta ton.

Implementasi B50 dan Dampak Ekonomi

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa penerapan B50, yaitu campuran minyak kelapa sawit dan solar sebesar 50 persen, akan mulai berlaku 1 Juli 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat menghemat subsidi hingga Rp48 triliun setiap tahun.

“Dengan B50, kita bisa mengurangi penggunaan bahan bakar fosil sebanyak 4 juta kiloliter per tahun,” ujar Airlangga.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menambahkan bahwa implementasi B50 berpotensi menyebabkan surplus solar di Indonesia pada 2026. Ia menegaskan langkah ini selaras dengan upaya pemerintah meningkatkan ketahanan pangan dan energi secara berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *