Topics Covered: Sekjen Kemendagri minta pemda kendalikan harga komoditas

Sekjen Kemendagri minta pemda kendalikan harga komoditas

Jakarta – Dalam upayanya mengatasi kenaikan harga beberapa komoditas, Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memastikan pasokan cabai merah, cabai besar, dan bawang merah di wilayah masing-masing. Tomsi menyampaikan hal ini setelah mengetahui adanya lonjakan harga bahan pokok tersebut di beberapa daerah, yang dipicu oleh keterbatasan stok.

“Kalau masyarakat kita, masyarakat bapak ibu (pemda) sekalian yang di daerah yang tahu bahwa gemar memakan cabai, cobalah usaha, coba pikirkan, ada rasa bertanggung jawab sedikit,” ujar Tomsi di Jakarta, Senin.

Pernyataan Tomsi disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Gedung Sasana Bhakti Praja Kemendagri, Jakarta, Senin. Ia menyarankan agar daerah mengintensifkan program penanaman, terutama karena ketiga komoditas tersebut cukup mudah dibudidayakan.

Berdasarkan data Kementerian Pertanian per April 2026, cabai rawit dan cabai merah mengalami defisit produksi di sejumlah wilayah. Defisit terparah terjadi di daerah seperti Papua, Sulawesi, Kalimantan, dan Sumatera. Dalam rangka menyelesaikan masalah ini, Tomsi menegaskan bahwa pemda dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) harus mengambil langkah-langkah efektif.

“(Kita sudah melakukan) 163 kali rapatnya (pengendalian inflasi), nah kami sangat berharap kesadaran teman-teman kepala daerah dan jajarannya (untuk melakukan langkah pengendalian),” tuturnya.

Tomsi juga mendorong daerah yang mengalami defisit untuk bekerja sama dengan wilayah surplus. Selain itu, ia mengingatkan agar daerah langsung berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian untuk mencari solusi. “Teman-teman kepala dinas, pimpinan kepala daerah atau yang mewakili, tolong ini dicatat, silakan peluang ini dimanfaatkan dengan baik. Kalau sudah ada peluang tidak dimanfaatkan juga, nah ini berarti keterlaluan ya,” tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *