New Policy: Pacific kedodoran dalam bertahan kala lawan Kesatria

Pacific kesulitan mempertahankan skor saat menghadapi Kesatria Bengawan Solo

Jakarta – Tim Pacific Caesar Surabaya mengalami kesulitan dalam mempertahankan skor saat bertanding melawan Kesatria Bengawan Solo di Sritex Arena, Kota Solo, Sabtu malam. Hasil pertandingan IBL berakhir dengan skor 91-98, membuat tim kini berada di peringkat ke-10 dengan 17 poin dan catatan 2 kemenangan serta 13 kekalahan.

Analisis asisten pelatih tentang performa pertahanan

Andi Prasetyo, asisten pelatih Pacific, menyebutkan bahwa timnya gagal mempertahankan posisi di area pertahanan, sehingga memberi kesempatan besar kepada lawan untuk meraih poin. “Ini akan menjadi pekerjaan rumah bagi kami,” ujarnya setelah pertandingan. Menurutnya, kelemahan di pertahanan selalu menjadi hambatan utama, meski serangan intensif juga membawa dampak positif.

“Kami berharap Caesar Family tetap mendukung penuh tim dalam pertandingan-pertandingan berikutnya, agar bisa memberikan hasil terbaik,” kata Andi.

Power forward Darren Vai Celosse menambahkan bahwa pemain telah berusaha menerapkan strategi yang diberikan pelatih. Namun, ia menekankan perlunya mengurangi kesalahan sendiri yang memungkinkan lawan memperoleh poin lebih mudah. “Selain bermasalah di pertahanan, kami juga harus memperbaiki turnover yang terjadi,” jelasnya.

Kesatria naik ke peringkat kesembilan

Kesatria Bengawan Solo, di sisi lain, menduduki posisi kesembilan dengan total 18 poin dan catatan 5 menang serta 8 kalah. Kemenangan mereka melawan Pacific memberikan dampak signifikan pada peringkat, sementara tim asuhan Pacific masih berada di bawah tekanan untuk meningkatkan performa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *