Latest Program: PBSI panggil pemain muda untuk perkuat skuad Thomas & Uber Cup

PBSI Melakukan Pemanggilan Pemain Muda untuk Perkuat Tim Nasional Thomas & Uber Cup 2026

Jakarta – Dalam persiapan ajang Thomas & Uber Cup 2026, Pengurus Besar Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) telah memanggil sejumlah atlet muda. Tujuan utama dari langkah ini adalah menguatkan komposisi tim nasional Indonesia yang akan berlaga dalam kompetisi internasional tersebut. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Eng Hian, menjelaskan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan tim siap secara menyeluruh.

“Kesiapan tim secara keseluruhan menjadi faktor utama. Setiap pemain yang terpilih diharapkan dapat menjalankan perannya secara optimal dan memberikan kontribusi signifikan,” ujar Eng Hian, dikutip dari keterangan resmi PBSI, Sabtu.

Untuk tim Thomas Cup, beberapa atlet berbakat seperti Alwi Farhan, Raymond Indra, dan Nikolaus Joaquin akan bergabung. Sementara itu, di skuad Uber Cup, Merah Putih diperkuat oleh Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi serta Thalita Ramadhani Wiryawan. Eng Hian menegaskan bahwa perekrutan dilakukan melalui evaluasi mendalam, dengan memperhatikan performa, kesiapan fisik dan mental, serta kebutuhan strategi tim.

Keputusan ini diambil secara kolektif oleh tim pelatih PBSI, dengan menganalisis komposisi terbaik untuk menciptakan keseimbangan. Saat ini, pemain muda dan berpengalaman dipadukan dalam skuad, demi memperkuat daya tahan dan kemampuan tim.

Skuad Thomas Cup Indonesia 2026

Di bawah naungan PBSI, berikut daftar pemain yang diperkirakan akan mewakili Indonesia di Thomas Cup 2026:

  • Alwi Farhan
  • Raymond Indra
  • Nikolaus Joaquin

Skuad Uber Cup Indonesia 2026

Adapun untuk Uber Cup, nama-nama yang dianggap potensial adalah:

  • Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi
  • Thalita Ramadhani Wiryawan

Ajang Thomas & Uber Cup 2026 akan berlangsung dari 24 April hingga 3 Mei tahun depan. Eng Hian menambahkan bahwa Tim Thomas akan fokus pada setiap tahap pertandingan, mulai dari fase grup, sambil menjaga konsistensi performa. “Sementara itu, Tim Uber bertujuan menampilkan kemampuan maksimal sejak babak awal dan membangun solidaritas internal untuk mendorong langkah lebih jauh,” tutur Eng Hian.

Dengan memadukan pengalaman dan potensi baru, PBSI berharap dapat meraih hasil yang memuaskan dalam dua kompetisi ini. Tantangan kompetisi yang ketat menjadi alasan utama bagi penyesuaian strategi, termasuk penggunaan pemain muda sebagai unggulan kedua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *