Main Agenda: Tiwi/Fadia jadikan semifinal BAC 2026 sebagai pijakan ke level elite

Tiwi/Fadia Pandang Semifinal BAC 2026 Sebagai Langkah ke Level Elite

Jakarta – Pasangan ganda putri Indonesia, Amallia Cahaya Pratiwi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti, memandang kemenangan mencapai babak semifinal Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (BAC) 2026 sebagai awal untuk melangkah ke level elite dunia. Mereka berhasil melangkah ke empat besar setelah mengalahkan pasangan unggulan keenam dari Jepang, Rin Iwanaga/Kie Nakanishi, dalam dua set langsung 21-12 dan 21-16 di Ningbo Olympic Sports Center, Tiongkok, pada Jumat.

Pertandingan yang Sesuai Harapan

Menurut Fadia, capaian ini menjadi dasar penting untuk mempercepat adaptasi mereka di level atas. “Kami senang karena bisa mencapai semifinal level super 1000, meski baru dipasangkan. Tapi, kami ingin segera beraksi di tingkat terbaik,” ujarnya dalam pernyataan resmi dari PP PBSI. Ia menekankan bahwa kemenangan diraih berkat dominasi sejak awal dan kontrol diri di lapangan.

“Mendominasi sejak awal, kami lebih mengontrol ketenangan di lapangan dan menjaga komunikasi. Pertandingan hari ini sudah sesuai dengan pola yang kami inginkan,” tambah Fadia.

Pencapaian Pertama dan Evaluasi Tim

Amallia Cahaya Pratiwi menyatakan bahwa hasil ini merupakan pencapaian pertama mereka dalam babak semifinal Kejuaraan Asia. “Alhamdulillah, perasaannya senang karena ini pertama kalinya kami mencapai semifinal. Tapi, perjuangan belum selesai,” kata Amallia. Ia juga mengungkapkan bahwa fokus menjadi kunci setelah sebelumnya kalah akibat kehilangan konsentrasi.

“Di pertemuan terakhir kami kalah karena kurang fokus, jadi tadi kami mencoba menjaga konsentrasi dan antisipasi bola-bola panjang,” lanjutnya.

Target Semifinal Tanpa Tekanan

Menghadapi babak semifinal, pasangan ini berkomitmen untuk tampil dengan mental ringan. Mereka akan menghadapi unggulan pertama Tiongkok, Liu Sheng Shu/Tan Ning, yang sebelumnya mengalahkan wakil Taiwan Hsieh Pei Shan/Hung En-Tzu dalam dua set 21-14 dan 21-13.

“Besok kami mau main nothing to lose dan lebih nekat,” ujar Tiwi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *