Meeting Results: UNTD investasi Rp400 miliar kembangkan pabrik kendaraan listrik
PT Terang Dunia Internusa Alokasikan Rp400 Miliar untuk Pabrik Kendaraan Listrik
Tangerang – Perusahaan PT Terang Dunia Internusa (UNTD) mengumumkan rencana investasi senilai sekitar Rp400 miliar untuk membangun pabrik kendaraan listrik di wilayah Curug, Tangerang, Banten. Dalam pertemuan setelah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di United Grand Hall Alam Sutera, Selasa, Presiden Direktur UNTD Stephen Mulyadi menjelaskan bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) saat ini menjadi faktor pendorong utama pertumbuhan sektor kendaraan listrik di Indonesia.
“Kami mendeteksi pergeseran sikap masyarakat yang semakin jelas, dan UNTD berkomitmen untuk menjadi pelaku utama dalam menjawab kebutuhan ini dengan menyiapkan kapasitas produksi yang lebih besar dan terintegrasi,” ujar Stephen.
Dalam konteks perubahan perilaku masyarakat, Stephen menyoroti percepatan minat terhadap kendaraan hemat energi dan ramah lingkungan. Ia memperkirakan tren ini akan memicu lonjakan permintaan pada kuartal kedua tahun 2026. Oleh karena itu, perusahaan menegaskan komitmen untuk memperluas produksi melalui langkah ekspansi agresif.
Investasi total akan digunakan untuk pembelian lahan dan pembangunan fasilitas pabrik sebesar Rp250 miliar, serta pengembangan operasional senilai Rp150 miliar. Pendanaan berasal dari perbankan dan investor strategis. Saat ini, kapasitas produksi UNTD mencakup 50.000 unit per bulan, terdiri dari 40.000 sepeda dan 10.000 sepeda listrik. Untuk motor listrik, kapasitasnya mencapai 5.000 unit per bulan.
Target Peningkatan Kapasitas Produksi
Dalam rencana ekspansi, UNTD menargetkan peningkatan signifikan pada produksi sepeda listrik. Kapasitas sepeda tetap dijaga di angka 40.000 unit per bulan, sementara sepeda listrik akan ditingkatkan hingga 40.000 unit. Motor listrik juga akan meningkat dari 5.000 menjadi 20.000 unit per bulan.
“Proyeksi kuartal kedua 2026 akan menjadi titik awal dari kenaikan permintaan yang lebih besar. Ekspansi ini bukan hanya tentang kapasitas produksi, tetapi juga strategi jangka panjang untuk memperkuat dominasi UNTD di industri kendaraan listrik nasional,” tambah Direktur UNTD Andrew Mulyadi.
Andrew menekankan bahwa dukungan perbankan dan investor menjadi landasan penting dalam mewujudkan proyek ini. Dengan strategi yang terukur dan momentum pasar yang membaik, UNTD optimis dapat mendorong pertumbuhan bisnis dan adopsi kendaraan listrik secara lebih luas di Indonesia.