OJK: Jumlah investor naik saat IHSG mengalami koreksi pada Maret

OJK: Jumlah investor naik saat IHSG mengalami koreksi pada Maret

Dari Jakarta, OJK mengungkapkan peningkatan jumlah investor di tengah koreksi IHSG yang terjadi pada bulan Maret 2026. Pergerakan pasar modal ini dipengaruhi oleh eskalasi konflik di Timur Tengah serta kenaikan harga komoditas energi global.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi dalam Konferensi Pers RDKB Maret 2026 menyampaikan bahwa IHSG pada akhir bulan tersebut ditutup di level 7.048,22, turun 14,42 persen secara bulanan.

Berdasarkan laporan OJK, jumlah investor domestik terus bertambah meski IHSG sedang mengalami penurunan. Hingga Maret 2026, terdapat tambahan 1,78 juta investor baru, sehingga total jumlah investor mencapai 24,74 juta, naik 21,51 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dalam sektor saham, investor asing mencatatkan transaksi net sell sebesar Rp23,34 triliun. Penurunan ini terjadi karena aksi jual di pasar negosiasi terhadap sejumlah saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sementara itu, Indeks Komposit Obligasi Indonesia (ICBI) ditutup pada level 433,16, mengalami koreksi 2,03 persen secara bulanan dan 1,74 persen tahunan.

Pada pasar surat berharga negara (SBN), investor nonresiden juga tercatat melakukan net sell sebesar Rp21,80 triliun. Meski demikian, OJK menilai pasar modal dalam negeri tetap mempertahankan daya tahan dan likuiditasnya. Selain itu, industri pengelolaan investasi mengalami pergerakan sejalan dengan tren pasar, tetapi dengan penurunan yang lebih terkendali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *