Latest Program: Jenazah awak kapal Thailand ditemukan dekat Selat Hormuz
Jenazah Awak Kapal Thailand Ditemukan di Selat Hormuz
Kementerian Luar Negeri Thailand di Bangkok, Jumat (3/4), mengungkapkan bahwa bagian tubuh manusia dari kapal berbendera Thailand “Mayuree Naree” telah ditemukan di sekitar Selat Hormuz. Pencarian ini dilakukan oleh tim khusus yang disewa oleh pemilik kapal, Precious Shipping, dalam operasi kedua mereka. Meski area kapal yang rusak sulit diakses, tim penyelamat berhasil menemukan sisa-sisa jenazah di beberapa lokasi.
Menurut pihak Kemlu, identifikasi jenazah masih dalam proses. Informasi tentang penemuan ini telah disampaikan kepada keluarga tiga awak kapal yang hilang. Menteri Luar Negeri menyatakan duka cita mendalam atas kejadian tersebut. Pihaknya juga sedang berkoordinasi dengan kedutaan besar Thailand dan Pemerintah Iran untuk mempercepat proses klarifikasi.
“Kementerian menyatakan duka cita yang mendalam atas perkembangan tersebut,”
Kapal “Mayuree Naree” diserang pada 11 Maret 2026 saat berada di Selat Hormuz, wilayah strategis. Serangan terjadi di tengah eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, serta tindakan balasan Teheran terhadap aset militer AS. Kapal ini membawa 23 pelaut Thailand saat dihantam rudal. Setelah serangan, Angkatan Laut Oman berhasil menyelamatkan 20 awak kapal, sementara tiga korban hilang diyakini sedang bekerja di ruang mesin.
Kapal “Mayuree Naree” dalam perjalanan dari Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, ke India. Dalam peristiwa ini, Pemerintah Thailand mengajak semua pihak untuk kembali ke negosiasi diplomatis agar ketegangan di kawasan berkurang. Tujuan utama adalah memastikan keamanan navigasi maritim bagi warga sipil sesuai hukum internasional.