Latest Update: AS desak Pakistan untuk bujuk Iran setujui gencatan
AS desak Pakistan untuk bujuk Iran setujui gencatan
Menurut laporan The Financial Times pada Rabu (8/4), Amerika Serikat terus menekankan kepada Pakistan agar memfasilitasi gencatan senjata antara Iran dan negara-negara lain. Media tersebut menyebutkan bahwa kebijakan ini diminta sejak 21 Maret lalu oleh Presiden Donald Trump, yang bertujuan mengembalikan aliran minyak melalui Selat Hormuz yang sempat terganggu.
Kenaikan harga bahan bakar global menjadi alasan utama Washington mendorong langkah tersebut. Dalam laporan, disebutkan bahwa AS dan Pakistan percaya Iran lebih terbuka terima proposal gencatan jika berasal dari Islamabad, yang dianggap sebagai negara tetangga netral dalam konflik ini. Sebelumnya, AS dan Israel telah menyerang beberapa target di Iran, termasuk Teheran, menyebabkan kerusakan dan korban.
“Trump mengatakan bahwa Iran setuju membuka Selat Hormuz setelah sepakat gencatan senjata selama dua minggu,”
Pada Selasa (7/4), Trump menyetujui gencatan senjata dengan Iran selama dua pekan dan menyatakan Teheran juga bersedia mengizinkan kembali pengiriman minyak melalui jalur strategis tersebut. Pihak Iran, melalui Dewan Keamanan Nasional, mengumumkan akan memulai diskusi dengan AS di Islamabad pada Jumat (10/4) mendatang.
Sebagai akibat eskalasi, aliran minyak melalui Selat Hormuz terhenti, memicu kenaikan harga bahan bakar di hampir seluruh negara. Kini, dengan kesepakatan gencatan senjata, harapan untuk stabilisasi pasokan energi semakin tinggi.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti