Latest Update: Rusia inginkan perdamaian abadi, bukan gencatan senjata sementara di Ukraina

Rusia inginkan perdamaian abadi, bukan gencatan senjata sementara di Ukraina

Dari Moskow – Rusia menolak gencatan senjata sementara

Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menyatakan bahwa Rusia tidak mengakui gencatan senjata sementara dalam konflik dengan Ukraina. Ia menekankan bahwa negara Rusia lebih menginginkan perdamaian yang berlangsung secara permanen, bukan hanya penyesuaian sementara. Peskov merespons usulan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky yang menyerukan gencatan senjata saat Paskah, Senin (30/3), dengan mengungkapkan bahwa inisiatif tersebut kurang jelas.

Menurut Peskov, Zelensky seharusnya mengambil langkah lebih tegas untuk mengejar resolusi perdamaian jangka panjang. Ia menyatakan bahwa kesempatan untuk mencapai perdamaian akan semakin berkurang jika hanya dihentikan sementara. “Zelensky perlu bertanggung jawab dan membuat keputusan tepat agar kita mencapai perdamaian, bukan sekadar gencatan senjata,” ujarnya dalam konferensi pers.

Kami menegaskan kembali bahwa Zelensky harus mengambil tanggung jawab dan membuat keputusan yang tepat agar kita mencapai perdamaian, bukan sekadar gencatan senjata.

Pada tahun ini, Paskah Ortodoks akan dirayakan di Ukraina dan Rusia pada 12 April. Kebijakan ini menunjukkan bahwa kedua negara memiliki perayaan bersama meski berada dalam situasi konflik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *