Malaysia kecam tindakan provokatif menteri Israel masuki Al Aqsa
Malaysia kecam tindakan provokatif menteri Israel masuki Al Aqsa
Kamis (8/4) – Malaysia mengecam tindakan provokatif Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir yang memasuki kompleks Al Aqsa
Kuala Lumpur – Pemerintah Malaysia secara tegas menyatakan kecamannya terhadap perbuatan menteri Israel yang memasuki Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur pada Selasa (7/4). Tindakan itu dilakukan saat kompleks suci tersebut ditutup untuk umat Muslim, sehingga dianggap sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional, resolusi PBB, serta kesucian tempat ibadah ketiga agama.
Kementerian Luar Negeri Malaysia, atau Wisma Putra, dalam pernyataan di Kuala Lumpur, Rabu, menekankan bahwa aksi tersebut merusak perdamaian dan stabilitas kawasan, serta meremehkan hak beragama umat Islam di seluruh dunia. Pihaknya meminta Israel segera menghentikan semua tindakan agresif, menghormati kesucian tempat-tempat suci, dan mematuhi hukum humaniter internasional.
Malaysia menegaskan kembali solidaritas teguhnya terhadap rakyat Palestina serta komitmennya dalam melindungi warisan agama, budaya, dan nasional mereka.
Kementerian Luar Negeri juga menyerukan komunitas internasional untuk mengecam keras tindakan Israel dan menuntut perlindungan situs suci di Yerusalem. Langkah konkret harus diambil untuk menjaga keamanan tempat tersebut dan memastikan akses terbuka bagi semua agama.
Selain itu, Malaysia menekankan dukungan tak tergoyahkan terhadap pembentukan negara Palestina merdeka dan berdaulat, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota. Sebelumnya, Itamar Ben-Gvir diberitakan masuk ke kompleks Al Aqsa, tindakan yang memicu reaksi dari sejumlah negara Arab.