Negara Teluk disebut terlibat dalam operasi AS melawan Iran
Keterlibatan Negara-Negara Arab dalam Operasi Militer AS terhadap Iran
Seorang sumber militer dan politik di wilayah Teluk Persia menyatakan bahwa negara-negara Arab di kawasan tersebut ikut serta dalam operasi militer Amerika Serikat yang bertujuan menyerang Iran, meskipun secara resmi mereka menyangkal hal itu. Menurut sumber ini, kegiatan terkait berlangsung dalam beberapa kasus, dan bukti keterlibatan terlihat jelas melalui fasilitas militer yang dikelola oleh AS.
“Seperti yang Anda ketahui, otoritas negara-negara Arab di Teluk Persia serta Yordania secara umum membantah partisipasi mereka dalam operasi militer AS dan Israel terhadap Iran. Namun, aktivitas seperti itu tetap terjadi di berbagai titik,” ujarnya.
Menurut sumber, Angkatan Laut AS ke-5 yang berlabuh di Bahrain terlibat langsung dalam serangan ke Iran. Hal ini diperkuat dengan penggunaan pangkalan militer di Kuwait yang difungsikan untuk tujuan logistik dan pengumpulan informasi intelijen selama konflik tersebut.
Amerika Serikat juga memanfaatkan pangkalan udara di Arab Saudi, yang menjadi tempat beroperasi pesawat-pesawat seperti E-3G Sentry, E-11A, dan C-17 Globemaster. Selain itu, pangkalan udara Muwaffaq Salti di Azraq, Yordania, dianggap sebagai pusat utama operasi militer AS yang dikaitkan dengan serangan terhadap target di Iran.
Pernyataan ini mengungkapkan peran aktif negara-negara Teluk Persia dalam operasi yang dilakukan oleh AS dan sekutunya, meskipun mereka tidak secara terbuka mengakui keterlibatan tersebut. Sumber mengingatkan bahwa keberadaan fasilitas militer di wilayah ini menjadi bukti kuat.