Facing Challenges: 4 Fakta Bank Bangkrut di Indonesia Terus Bertambah hingga April 2026, Total Ada 7

4 Fakta Bank Bangkrut di Indonesia Terus Bertambah hingga April 2026, Total Ada 7

Seiring berjalannya waktu, jumlah bank yang tidak mampu lagi beroperasi di Indonesia terus mengalami peningkatan. Hingga April 2026, terdapat tujuh bank yang dinyatakan bangkrut, dengan sebagian besar berasal dari kategori Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Langkah tegas dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 7 April 2026 dengan mencabut izin usaha PT BPR Sungai Rumbai yang berada di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat. Keputusan ini diumumkan dalam Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-30/D.03/2026.

BPR Sungai Rumbai terpuruk sejak 6 Maret 2025 ketika OJK menetapkan status BPR Dalam Penyehatan (BDP). Penyebab utamanya adalah penurunan rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) hingga di bawah 12 persen. Meski diberi kesempatan untuk memperbaiki kondisi, manajemen bank tersebut belum mampu menstabilkan keuangan. Pada 4 Maret 2026, statusnya ditingkatkan menjadi BPR Dalam Resolusi (BDR) karena tren penurunan yang terus berlanjut.

“OJK telah memberikan waktu yang cukup kepada Pengurus dan Pemegang Saham PT BPR Sungai Rumbai untuk mengatasi masalah permodalan dan likuiditas. Namun, mereka tidak berhasil menyehatkan kondisi BPR tersebut,” jelas Roni Nazra, Kepala OJK Provinsi Sumatera Barat dalam keterangan resmi.

Pencabutan izin usaha ini menjadi tanda bahwa penanganan BPR Sungai Rumbai akan dilakukan melalui mekanisme likuidasi. Berdasarkan keputusan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada 26 Maret 2026, proses likuidasi akan dijalankan sesuai undang-undang yang berlaku. LPS juga akan mengambil alih fungsi penjaminan dana nasabah, menjaga kepercayaan publik terhadap sistem perbankan nasional.

OJK memberikan imbauan kepada para nasabah BPR Sungai Rumbai untuk tetap tenang selama proses transisi berlangsung. “Dana masyarakat di perbankan, termasuk BPR, dijamin oleh LPS sesuai aturan yang berlaku,” tambah Roni. Hal ini diharapkan dapat mengurangi kecemasan masyarakat terkait kestabilan dana tabungan dan pinjaman mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *