New Policy: 4 Fakta Pembelian BBM 50 Liter per Kendaraan, Bukan Pembatasan
4 Fakta Pembelian BBM 50 Liter per Kendaraan, Bukan Pembatasan
Jakarta – Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan pembelian bahan bakar minyak (BBM) maksimal 50 liter per kendaraan per hari bukanlah bentuk pembatasan, tetapi bertujuan mendorong penggunaan bahan bakar secara bijak di masyarakat. Kebijakan ini dirancang untuk mengoptimalkan penggunaan BBM tanpa menghambat kebutuhan harian masyarakat.
Tidak ada peningkatan harga BBM pada awal April 2026. Kebijakan subsidi serta harga nonsubsidi tetap berlaku sepanjang bulan ini. Menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, peran masyarakat sangat penting dalam menjaga ketersediaan dan kestabilan pasokan energi nasional.
Perspektif Pemimpin Kementerian
“Sebagai mantan sopir angkot, saya mengajak seluruh masyarakat untuk lebih bijak dalam mengonsumsi BBM di tengah perubahan harga energi global yang terus berfluktuasi,” kata Bahlil.
“Kita membutuhkan dukungan kerja sama dari masyarakat. Pembelian BBM dengan wajar dan bijak adalah cara yang tepat. Untuk mobil pribadi, 50 liter per hari dianggap sudah memenuhi kebutuhan harian,” imbuhnya.
Bahlil menekankan bahwa kebijakan ini mencerminkan upaya pemerintah untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan masyarakat dan efisiensi penggunaan BBM. Ia menyarankan bahwa tangki kendaraan yang penuh setiap hari sudah cukup sebagai indikator penggunaan bahan bakar yang sehat.