Key Strategy: Prabowo sebut Indonesia tak perlu impor BBM dalam tiga tahun

Prabowo Targetkan Indonesia Bisa Bebas Impor BBM dalam 2-3 Tahun

Kamis, Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan pabrik perakitan kendaraan listrik VKTR di Magelang, Jawa Tengah, dan menyampaikan target untuk menghentikan impor bahan bakar minyak (BBM) dalam dua hingga tiga tahun mendatang. Ia menekankan pentingnya kemandirian energi nasional sebagai langkah strategis.

“Mungkin kita dua, tiga tahun lagi tidak perlu import BBM sama sekali,” ujar Prabowo dalam pidatonya.

Program Elektrifikasi Jadi Pilar Utama

Target tersebut akan diwujudkan melalui program elektrifikasi 100 gigawatt, yang diharapkan selesai dalam dua tahun. Program ini mencakup penutupan 13 pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) milik PLN, yang hingga kini mengonsumsi solar secara massif. Penutupan 13 PLTD tersebut, kata Prabowo, dapat menghemat penggunaan solar hingga 200 ribu barel per hari.

Indonesia saat ini masih mengimpor BBM sebanyak satu juta barel setiap hari. Dengan pengurangan konsumsi solar sebesar 200 ribu barel per hari, ketergantungan pada impor bahan bakar akan berkurang sekitar 20 persen.

Percepatan Hilirisasi dan Industrialisasi

Pembangunan pabrik VKTR juga ditujukan untuk mendorong hilirisasi teknologi dalam negeri. Dengan kapasitas produksi hingga 10.000 unit bus per tahun, fasilitas ini berupaya memperkuat ekosistem otomotif nasional. Prabowo menegaskan bahwa peningkatan standar Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) akan dilakukan secara bertahap hingga mencapai 80 persen.

“Kita akan mandiri, kita akan kuat, kita akan berdiri di atas kaki kita sendiri,” tambah Prabowo.

Sebagai bagian dari transformasi energi nasional, pemerintah menyiapkan investasi besar-besaran untuk pembangunan pusat-pusat pengolahan atau refinery. Selain itu, penguasaan teknologi kendaraan listrik dan penggunaan sumber energi terbarukan seperti avtur dari minyak kelapa sawit serta jelantah juga didorong sebagai solusi.

Operasional pabrik VKTR dianggap sebagai instrumen kunci dalam mendorong transisi dari bahan bakar fosil ke energi bersih. Langkah ini diharapkan memberikan dampak signifikan pada pengurangan ketergantungan impor dan penguatan sektor industri dalam negeri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *