What Happened During: Kunjungan turis China ke Indonesia capai rekor tertinggi
Kunjungan Wisatawan Tiongkok ke Indonesia Capai Rekor Tertinggi
Jakarta – Dalam laporan terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS), tercatat bahwa jumlah wisatawan Tiongkok yang berkunjung ke Indonesia mencapai 150.800 pada Februari 2026, menorehkan rekor tertinggi dalam enam tahun terakhir. Angka ini melonjak 69 persen dibandingkan bulan Februari tahun sebelumnya serta meningkat 36 persen secara bulanan.
Meningkatnya kunjungan wisatawan dari Tiongkok dinilai sebagai dampak langsung dari libur panjang Tahun Baru Imlek. “Peningkatan wisatawan dari Tiongkok didorong oleh efek liburan panjang Tahun Baru Imlek, sehingga ini tentunya mendorong perjalanan wisatawan dari Tiongkok pada bulan Februari 2026,” jelas Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Aten Hartono, dalam konferensi pers Rabu (1/4).
“Peningkatan wisatawan dari Tiongkok didorong oleh efek liburan panjang Tahun Baru Imlek, sehingga ini tentunya mendorong perjalanan wisatawan dari Tiongkok pada bulan Februari 2026,” kata Aten Hartono.
Bali tetap menjadi lokasi utama bagi wisatawan Tiongkok, dengan sekitar 52 persen dari total kunjungan masuk melalui Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Sementara sisanya menggunakan bandara di Jakarta dan Surabaya.
Dalam dua minggu sebelum dan sesudah Imlek tahun ini (10-24 Februari), Kementerian Pariwisata mencatatkan kenaikan 29 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Selama masa itu, total 88.600 wisatawan Tiongkok memasuki Indonesia, dengan puncak kunjungan pada hari kedua setelah Imlek mencapai hampir 7.500 orang.
Kementerian Pariwisata menyebut tren positif kembalinya wisatawan Tiongkok sebagai angin segar bagi sektor pariwisata nasional.
Kenaikan jumlah pengunjung ini memberikan dampak langsung terhadap perekonomian dan keberlanjutan usaha pariwisata di berbagai daerah. Angka rekor pada Februari 2026 mencerminkan pulihnya minat wisatawan Tiongkok terhadap destinasi Indonesia setelah dua tahun terpuruk akibat situasi global.