Key Strategy: OJK dorong inovasi industri asuransi untuk mitigasi risiko El Nino

OJK dorong inovasi industri asuransi untuk mitigasi risiko El Nino

Dalam upaya mengurangi dampak El Nino, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengajak perusahaan asuransi memperkuat inovasi dan kerja sama. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) OJK, Ogi Prastomiyono, menekankan pentingnya pengembangan produk inovatif, termasuk asuransi berbasis parameter, dan sinergi dengan berbagai pihak dalam pemutakhiran peta risiko bencana.

“OJK mendorong penguatan inovasi produk serta koordinasi dengan pemangku kepentingan, seperti MAIPARK, dalam menghadapi tantangan kekeringan, kebakaran hutan, dan gangguan sektor pertanian,” jelas Ogi di Jakarta, Kamis.

Menurut Ogi, fenomena iklim tersebut berpotensi mengganggu beberapa lini usaha, seperti asuransi properti, kendaraan, sektor pertanian, serta layanan kesehatan. Dengan meningkatnya frekuensi dan keparahan bencana akibat El Nino, ia memprediksi adanya penyesuaian tarif premi asuransi. Ogi meminta perusahaan melakukan perubahan tersebut secara terukur, sesuai aturan yang berlaku, dan mempertimbangkan kemampuan beli masyarakat.

Kementerian Pertanian juga memberikan arahan kepada petani untuk memanfaatkan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) sebagai perlindungan terhadap hasil panen. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyatakan bahwa program ini dirancang untuk melindungi para petani dari ancaman seperti kekeringan, banjir, dan serangan hama.

“Salah satu langkah mitigasi yang ditekankan pemerintah adalah pemanfaatan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP),” kata Mentan dalam keterangan di Jakarta, Rabu (1/4).

Ogi menambahkan bahwa industri asuransi telah memiliki mekanisme penanganan risiko yang cukup baik, seperti reasuransi dan cadangan teknis. Ia berharap sektor tersebut terus meningkatkan manajemen risiko dan siap menghadapi kemungkinan peningkatan klaim akibat kondisi iklim yang ekstrem.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *