Special Plan: Tunjangan sertifikasi dosen Jabar-Banten kini dicairkan lewat BJB
Bandung – Tunjangan sertifikasi ribuan dosen di lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, kini dipastikan cair melalui Bank Jabar Banten (BJB). Kepastian penyaluran tunjangan melalui layanan perbankan yang lebih terintegrasi dan dijanjikan akan dilakukan secara tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat jumlah melalui dukungan layanan digital ini, menyusul penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Bank BJB dengan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) IV di Menara Bank BJB, Bandung, Rabu. Sekretaris Perusahaan ( Corporate Secretary ) Bank BJB Herfinia dalam keterangan di Bandung, Rabu, menjelaskan langkah strategis yang jadi angin segar bagi tenaga pendidik ini, sebagai tahap awal di tahun 2026, akan disalurkan tunjangan sertifikasi kepada 131 dosen di 44 perguruan tinggi, dengan potensi jangkauan yang akan terus meluas.
"Sinergi dengan Bank BJB menjadi langkah konkret dalam mengintegrasikan layanan perbankan ke dalam tata kelola pendidikan tinggi yang lebih efisien dan transparan," kata Herfinia. Tak hanya sekadar penyaluran tunjangan, lanjutnya, ruang lingkup kolaborasi ini mencakup ekosistem keuangan kampus yang komprehensif. Mulai dari layanan pembayaran gaji ( payroll ), penempatan dana dalam bentuk giro, tabungan, hingga deposito, serta dana pensiun melalui Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK).
Bank BJB juga membuka akses fasilitas kredit khusus bagi pegawai maupun dosen di lingkungan LLDIKTI Wilayah IV. Ke depan, kerja sama ini diproyeksikan tidak hanya menyentuh kesejahteraan dosen, tetapi juga merambah pada aspek akademik yang lebih luas guna mendukung mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi di Jabar dan Banten. "Kerja sama ini berpotensi untuk dikembangkan lebih luas seperti penyaluran dana hibah penelitian hingga beasiswa mahasiswa," tutur Herfinia.