ITS Surabaya kembangkan riset Inovasi bahan bakar alternatif dari kelapa sawit Benwit
ITS Surabaya Melakukan Penelitian Inovatif Bahan Bakar Alternatif dari Kelapa Sawit Benwit
Di Gedung Pusat Riset Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Jawa Timur, Tim riset Evan Yudha, Syahrin Haifa, dan Ararya Pandya Arjana tengah melakukan eksperimen menggunakan reaktor untuk proses konversi minyak kelapa sawit menjadi bensin biogasoline sawit ITS (Benwit) pada Selasa (7/4/2026). Proyek ini bertujuan menciptakan alternatif energi yang lebih ramah lingkungan.
Konversi Berbasis Teknologi Catalytic Cracking
Bensin Benwit dibuat melalui modifikasi minyak kasar kelapa sawit (CPO) dan minyak kelapa sawit yang telah diolah (RBDPO) menggunakan teknik cracking katalitik. Metode ini dianggap efektif dalam mengubah bahan baku menjadi bahan bakar yang lebih bertenaga serta berkelanjutan.
Dalam upaya memperkuat kemandirian energi nasional, Benwit diuji pada kendaraan bermotor di lingkungan laboratorium ITS. Anggota tim Syahrin Haifa dan Ararya Pandya Arjana melakukan pengujian di sepeda motor untuk memastikan kinerjanya optimal.
Penelitian ini menunjukkan komitmen ITS Surabaya dalam mengembangkan solusi energi alternatif yang bisa mendukung kebutuhan bahan bakar di Indonesia secara lebih efisien dan ramah lingkungan.