Key Issue: Pemeran “Ghost in the Cell” ceritakan tantangan syuting adegan laga

Pemeran “Ghost in the Cell” Mengungkap Tantangan Syuting Adegan Laga

Jakarta – Dalam film “Ghost in the Cell,” Abimana Aryasatya dan Morgan Oey membicarakan kesulitan yang dihadapi saat merekam adegan perkelahian. Mereka mengatakan bahwa proses perekaman adegan laga yang berlangsung selama 15 menit tanpa jeda menuntut banyak persiapan dan koordinasi.

“Sangat menantang, ya. Kita harus menggabungkan berbagai elemen… karena adegan tersebut dirangkai dalam 14 hingga 15 halaman skrip,” ujar Abimana di Jakarta, Kamis.

Abimana, yang memerankan Anggoro, menjelaskan bahwa adegan perkelahian narapidana di penjara dikerjakan dengan keseluruhan skrip yang panjang. Para pemain harus mengeluarkan performa dari awal hingga akhir tanpa istirahat, menurutnya.

Sementara itu, Morgan Oey menambahkan bahwa ia belajar mengatur ekspresi untuk menampilkan komedi dalam adegan laga. “Komedi laga berbeda dengan adegan laga biasa, karena ekspresi komikal harus dipadukan agar menambah kesan lucu,” katanya.

“Saya merasa pertama kali baca (naskah), kesan saya ini akan menjadi kerja keras dan ternyata benar,” tambah aktor yang memerankan Bimo.

Aktor Endy Arfian, yang berperan sebagai Dimas, mengungkapkan bahwa film ini cocok untuk generasi muda. “Karena klasifikasi usia film ini 17 tahun ke atas, anak-anak tidak boleh menonton. Tapi saya menyarankan film ini untuk teman-teman Gen Z,” katanya.

Endy berharap pemuda bisa lebih memahami kondisi sosial setelah menyaksikan “Ghost in the Cell.” “Saya sendiri langsung sadar dengan keadaan. Jadi film ini sangat spesial bagi saya,” ujarnya.

Sutradara Joko Anwar mengembangkan cerita “Ghost in the Cell” sejak tahun 2018 hingga 2025, berdasarkan fenomena yang berkembang di masyarakat. Dia memilih penjara sebagai metafora untuk menggambarkan keterbatasan ruang gerak warga dalam sistem tertentu.

Tim produksi membangun set fasilitas lembaga pemasyarakatan khusus untuk pengambilan gambar. “Kami membangun tempat penjara dari awal hingga selesai, jadi tempat itu bersifat fiktif,” jelas Joko.

Film “Ghost in the Cell” rencananya ditayangkan di bioskop sejak 16 April 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *