Solution For: Luna Maya jadi produser sekaligus pemeran film “Zona Merah”
Luna Maya jadi produser sekaligus pemeran film “Zona Merah”
Film berjudul “Zona Merah” yang diangkat dari serial dengan nama sama mulai diproduksi pada April 2026. Produksi akan berlangsung sekitar satu bulan, dengan Luna Maya memainkan peran ganda sebagai produser eksekutif dan aktor. Meski sempat mengumumkan ingin beristirahat dari dunia akting, Luna merasa tetap perlu terlibat dalam proyek ini untuk mendukung kesuksesan film yang disutradarai Sidharta Tata dan Fajar Martha Santosa.
Alasan Luna Mengambil Peran
Di sebuah konferensi pers pengumuman pembuatan film, Luna menyampaikan keinginan untuk bermain sebagai produser eksekutif. “Aku memang ingin menjadi produser eksekutif, tapi Mas Tata menawarkanku peran sebagai pemeran,” katanya. Ia mengakui tertarik dengan genre film zombie yang digarap di Indonesia. “Aku sejak lama tertarik melihat film zombie yang dibuat di Indonesia. ‘Kapan akhirnya Indonesia bisa menghadirkan film zombie sendiri?’ pikirku. Series “Zona Merah” akhirnya muncul, sukses dan kemudian diadaptasi menjadi film layar lebar,” tambahnya.
Aku pikir ini akan menjadi film zombie Indonesia pertama yang ada di bioskop, jadi itu menarik banget buat aku.
Tim produksi memutuskan menggeser latar konflik dari wilayah Kabupaten Rimbalaya ke pusat kota besar. Kebutuhan akan film yang menggambarkan ketegangan kota besar menjadi poin utama dalam pengembangan cerita. Aghniny Haque dipilih sebagai pemeran utama, dengan beberapa aktor lainnya seperti Andri Mashadi, Maria Theodore, Lukman Sardi, Bryan Domani, Shindy Huang, dan artis cilik Myesha Lin ikut berperan.
Perkembangan Produksi
Proses produksi film “Zona Merah” diharapkan memperkuat narasi seru dan visual menarik, sesuai dengan kebutuhan genre yang kini semakin populer. Dengan pengalaman Luna sebagai produser, penonton menanti karya ini sebagai representasi baru dari perfilman Indonesia di bidang fiksi horor.