Main Agenda: KPK segel beberapa ruang Dinas PUPR Tulungagung
KPK Menutup Ruang Kerja Dinas PUPR Tulungagung Setelah OTT Bupati
Tulungagung, Jawa Timur (ANTARA) – Setelah operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penyegelan beberapa ruang di gedung Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat, Jumat (10/4) malam. Video berdurasi 37 detik yang menampilkan ruangan-ruangan dinas yang digembok dan bersegel merah dengan tulisan “dalam pengawasan KPK” beredar di media sosial Instagram melalui akun @Tulungagung Eksis.
Empat Ruang Disegel di Gedung Dinass PUPR
Seorang petugas jaga menyatakan, “Iya, ada yang disegel di dalam.” Dalam video viral tersebut, terlihat empat ruang yang dijamin oleh KPK. Ruangan yang disegel meliputi Bidang Sumber Daya Air, Bidang Bina Marga, staf Administrasi Bina Marga, serta ruang kepala dinas.
Pesan pada Segel Merah
Segel berwarna merah tersebut dilengkapi tulisan hitam menggunakan spidol, berteks “dilarang merusak segel ini tanpa izin penyelidik KPK.” Selain ruang di gedung dinas, KPK juga menutup akses ke rumah dinas Bupati yang berlokasi di kompleks Pendopo Kongas Arum Kusumaningrum. Pintu gerbang kini dijaga ketat oleh satpol PP setempat.
KPK Jelaskan Tahapan Penyelidikan di Jawa Timur
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan tim telah mengambil Bupati Tulungagung ke Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan. “Bupati tiba di Gedung KPK Merah Putih sekitar pukul 06.50 WIB dan langsung diperiksa intensif,” jelas Budi melalui pesan WhatsApp. Dalam penyelidikan tertutup di Jawa Timur, dari total delapan belas orang yang diperiksa dan diamankan pada Jumat (10/4), tiga belas orang dibawa ke Jakarta secara bertahap.
Dalam tahap pertama, Bupati Gatut Sunu Wibowo tiba di Jakarta pagi hari. “Kemudian siang, tim membawa sebelas orang, dan tahap ketiga satu orang,” tambahnya. Ketiga belas orang tersebut terdiri dari Bupati Tulungagung, sebelas pegawai dari lingkungan kabupaten, serta satu pihak lain. Mereka akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Gedung KPK Merah Putih.
Barang Bukti Diamankan dalam Operasi
Tim KPK juga mengamankan berbagai barang bukti, termasuk uang tunai, sebagai bagian dari kegiatan penyelidikan. Akses ke rumah dinas Bupati saat ini ditutup hingga semua proses selesai.
“Bupati tiba di gedung KPK Merah Putih sekitar pukul 06.50 WIB, dan langsung dilakukan pemeriksaan intensif,” kata Budi Prasetyo.
“Dari total delapan belas orang yang diperiksa dan diamankan pada Jumat (10/4), selanjutnya tiga belas orang di antaranya dibawa ke Jakarta hari ini secara bertahap,” tambah Budi pada Sabtu siang.