Dampak banjir di Demak makin meluas hingga di enam desa

Banjir Demak Menyebar ke Enam Desa, BPBD Terus Pantau Kondisi

Kabupaten Demak, Jawa Tengah, menghadapi dampak banjir yang terus berkembang. Luapan air Sungai Tuntang akibat hujan deras serta jebolnya tanggul telah menyebabkan enam desa terkena banjir, menurut informasi yang diterima pada Jumat.

Menurut Agus Sukiyono, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak, enam desa yang terkena banjir terletak di tiga kecamatan, berbeda dari sebelumnya yang hanya melibatkan beberapa desa.

Kecamatan Guntur: Empat Desa Terdampak

Di Kecamatan Guntur, empat desa, yaitu Trimulyo, Sidoarjo, Turitempel, dan Sumberejo, menjadi korban banjir. Pendataan jumlah rumah yang terkena belum selesai, karena lokasi jebolnya tanggul berada di wilayah tersebut.

Selain itu, ada empat rumah warga Desa Trimulyo yang rusak parah, terletak di dekat tanggul yang jebol, tambahnya.

Kecamatan Karangtengah dan Wonosalam: Satu Desa Terkena

Di Kecamatan Karangtengah, satu desa, yaitu Ploso, mengalami banjir dengan 150 rumah terdampak dan 600 warga terlibat, serta dua bangunan ibadah yang terkena.

Di Kecamatan Wonosalam, satu desa, yaitu Lempuyangan, mengalami dampak banjir. Namun, jumlah rumah yang terkena belum ditetapkan secara pasti.

Genangan Banjir Beragam, dari 20 hingga 80 Sentimeter

Genangan air di setiap desa bervariasi, mencapai antara 20 hingga 80 sentimeter, ujarnya.

Evakuasi dan Upaya Penanganan Ongoing

Hingga kini, tim gabungan masih melakukan evakuasi warga ke tempat yang lebih aman. Langkah penanggulangan yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten Demak meliputi koordinasi dengan pemerintah desa dan Forkopimcam, asesmen wilayah terdampak, serta distribusi karung zak untuk mengatasi kerusakan tanggul.

Lokasi pengungsian telah disediakan di beberapa titik, termasuk balai desa dan kantor kecamatan. Upaya lanjutan meliputi monitoring wilayah terdampak, pendataan kerusakan, dan koordinasi lintas instansi.

Debit air di beberapa dukuh, seperti Solowere dan Solondoko, masih tinggi. Warga yang terkena telah dievakuasi ke Balai Desa Trimulyo. Tanggul yang jebol di Dukuh Soondoko, Desa Trimulyo, mencapai panjang sekitar 30 meter, tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *