Historic Moment: Belanda segera pulangkan Arca Shiva dan Prasasti Damalung ke Indonesia
Belanda Segera Pulangkan Artefak Sejarah ke Indonesia
Jakarta, 31 Maret 2026 – Dua artefak bersejarah, yakni Arca Shiva dari abad ke-13 di Jawa Timur dan Prasasti Damalung dari abad ke-15 di Jawa Tengah, akan kembali ke Indonesia setelah bertahun-tahun disimpan di Belanda. Kesepakatan mengenai pengembalian barang tersebut ditandatangani oleh Duta Besar RI untuk Belanda, Laurentius Amrih Jinangkung, dan Direktur Jenderal Kebudayaan dan Media Belanda, Youssef Louakili, di Den Haag.
“Ini adalah langkah penting untuk mengembalikan memori kolektif masyarakat Indonesia dan memperkuat proses rekonsiliasi sejarah. Warisan budaya wajib kembali kepada pemilik aslinya,” ujar Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon.
Arca Shiva dan Prasasti Damalung sebelumnya dipajang di Wereldmuseum Amsterdam serta Wereldmuseum Leiden. Kini, kedua artefak tersebut dalam perjalanan pulang ke Tanah Air dan akan diserahkan ke Museum Nasional Indonesia di Jakarta Pusat.
Langkah Pemulihan Warisan Budaya yang Berkelanjutan
Pemerintah Indonesia terus bergerak memastikan benda-benda budaya yang tersebar di luar negeri kembali ke negara ini. Sebagai bagian dari upaya ini, 288 artefak cagar budaya, termasuk arca Ganesha, Brahma, Nandi, dan Bhairawa dari Candi Singosari, serta 284 koleksi dari Puputan Badung, berhasil dipulangkan dari Belanda pada 2024.
Dalam tahun 2025, fosil Manusia Jawa yang telah berada di luar negeri lebih dari satu abad juga kembali ke Indonesia melalui kerja sama bidang kebudayaan antara kedua negara.