Historic Moment: Menteri Arifah harap RSU Muslimat NU jadi RS ramah perempuan – anak
Menteri Arifah Harap RSU Muslimat NU Menjadi Rumah Sakit Ramah Perempuan-Anak
Jakarta – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, mengungkapkan harapannya bahwa Gedung Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Rumah Sakit Umum (RSU) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Ponorogo mampu menjadi pusat layanan kesehatan yang menonjolkan nilai-nilai kemanusiaan serta perlindungan bagi perempuan dan anak. Dalam pernyataannya di Jakarta, Selasa, ia menekankan bahwa peresmian gedung tersebut diharapkan menjadi momen penting yang mengandung makna mendalam. “Gus Dur mengajarkan kepada kita semangat keadilan, keberpihakan, dan nilai kemanusiaan yang harus diwujudkan dalam layanan kesehatan, terutama untuk kelompok rentan seperti perempuan dan anak,” ujarnya.
“Saya percaya bahwa rumah sakit ini bisa menjadi tempat yang memberikan rasa nyaman, kasih sayang, serta perlindungan yang utuh bagi perempuan dan anak. Tidak hanya berfokus pada layanan medis, tetapi juga memperkuat prinsip empati dan keadilan dalam setiap tindakan,” kata Arifah Fauzi.
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan harapan bahwa gedung Gus Dur di RSU Muslimat NU Ponorogo akan menjadi sentra pelayanan kesehatan yang inovatif, terutama dalam menjawab kebutuhan ibu dan anak. Ia menyoroti bahwa proyek ini merupakan hasil kolaborasi yang matang, serta menjadi penghormatan terhadap sosok Gus Dur sebagai pahlawan nasional. “Gedung ini diharapkan mewakili semangat nasionalisme dan heroisme, sekaligus menjadi wujud komitmen untuk melayani masyarakat dengan optimal,” tuturnya.