Historic Moment: Wamenhaj: Presiden tanggung kenaikan avtur tidak bebani jamaah haji

Wamenhaj: Presiden akan menanggung kenaikan harga avtur haji

Medan – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan, bahwa Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto telah menetapkan kebijakan untuk menutupi kenaikan biaya avtur pesawat udara. Hal ini dilakukan agar para jamaah calon haji tidak mengalami beban tambahan dalam menjalani ibadah tahun ini.

“Meski ada peningkatan harga avtur yang cukup signifikan, Presiden memastikan bahwa biaya tersebut tidak akan mengganggu kelancaran ibadah haji,” jelas Dahnil setelah menutup acara Manasik Haji Akbar 1447 H/2026 M di Asrama Haji Medan, Sumatera Utara, Selasa.

Dalam penjelasannya, Dahnil menyebutkan bahwa Kementerian Haji dan Umrah RI bekerja sama dengan otoritas penerbangan sedang mencari alternatif untuk mengurangi dampak kenaikan biaya avtur. Ia menekankan bahwa kenaikan harga ini terjadi di tengah perubahan dinamika global di kawasan Timur Tengah.

Peningkatan biaya avtur telah menyebabkan maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia mengalami tambahan pengeluaran besar. Dahnil menjelaskan, bahwa perusahaan penerbangan Arab Saudi juga memberi peringatan bahwa mereka terpaksa menaikkan tarif rata-rata hingga hampir 4.000 dolar AS per jamaah.

Penjadwalan jamaah haji 2026

Kementerian Haji dan Umrah RI mengumumkan bahwa kuota jamaah resmi untuk 2026 mencapai 221.000 orang. Angka ini terdiri dari 203.320 jamaah reguler dan 17.680 jamaah khusus. Untuk tahun ini, kelompok terbang pertama akan memasuki asrama haji pada 21 April 2026, lalu diberangkatkan ke Tanah Suci pada 22 April.

“Presiden sudah menyediakan solusi untuk memastikan jamaah haji tidak terbebani meski ada kenaikan avtur,” tambah Dahnil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *