Kabupaten Penajam tindak lanjuti perlindungan anak di ruang digital
Kabupaten Penajam Tindak Lanjuti Perlindungan Anak di Ruang Digital
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, sedang bersiap menerapkan kebijakan perlindungan anak di ranah digital yang diumumkan oleh pemerintah pusat. Langkah ini sejalan dengan upaya menciptakan lingkungan digital yang lebih aman bagi generasi muda, kata Sekretaris Daerah Tohar, Selasa.
“Kebijakan ini diharapkan memberikan perlindungan lebih baik kepada anak-anak, terutama dalam mengakses media sosial dan platform berisiko,” ujar Tohar.
Regulasi baru ini membatasi penggunaan media sosial serta platform digital berpotensi bahaya bagi usia di bawah 16 tahun, sementara anak di bawah 13 tahun memerlukan persetujuan orang tua. Menurut Tohar, aturan tersebut tidak bertujuan menghalangi anak menggunakan teknologi, melainkan mengatur akses sesuai kelompok usia untuk meminimalkan risiko.
Strategi Pemerintah Fokus pada Edukasi dan Pemantauan
Upaya pemerintah kabupaten melibatkan pendidikan literasi digital yang lebih intensif, terutama untuk siswa. Selain itu, para pendidik diimbau meningkatkan kemampuan mereka dalam mendampingi siswa saat mengakses internet. Langkah ini juga meliputi pengurangan konten berbahaya dan perundungan siber, serta promosi aktivitas non-digital seperti permainan tradisional.
Menurut Tohar, kebijakan tersebut berdampak positif dalam mengoptimalkan pertumbuhan anak di dunia digital. Pemantauan dan evaluasi oleh pemerintah pusat akan memastikan efektivitas kebijakan ini. “Orang tua diminta tidak hanya membatasi akses, tetapi juga memberikan pendidikan untuk membentuk pengguna teknologi yang bijak dan tanggung jawab,” tambahnya.
“Regulasi ini bisa membantu melindungi anak dari pengaruh negatif ruang digital,” kata Halwiana Saleh, salah satu warga Penajam Paser Utara.
Kebijakan PP Tunas (Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025) dianggap efektif sebagai langkah pencegahan. Orang tua dan masyarakat sepakat bahwa pengawasan ketat serta penyaringan konten digital menjadi kunci utama dalam melindungi anak usia dini.